Senin 08 Oct 2018 18:10 WIB

Mandiri Syariah Biayai Pembangunan Toll Pasuruan-Probolinggo

Di dalam proyek ini, Mandiri Syariah mengucurkan Rp 750 miliar.

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Friska Yolanda
Rencana IPO BSM. Petugas melayani transaksi nasabah di kantor layanan Bank Mandiri Syariah, Jakarta, beberapa waktu lalu. Meski kondisi pasar modal masih fluktuatif, beberapa perusahaan tetap berkomitmen melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) tahun depan. Salah satunya, Bank Syariah Mandiri (BSM).
Foto: Republika/ Wihdan
Rencana IPO BSM. Petugas melayani transaksi nasabah di kantor layanan Bank Mandiri Syariah, Jakarta, beberapa waktu lalu. Meski kondisi pasar modal masih fluktuatif, beberapa perusahaan tetap berkomitmen melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) tahun depan. Salah satunya, Bank Syariah Mandiri (BSM).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) turut membiayai pembangunan jalan tol Kabupaten Pasuruan-Kabupaten Probolinggo. Pembiayaan tersebut menyusul ditandatanganinya perjanjian kerja sama sindikasi antara bank peserta sindikasi dengan PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol, group PT Waskita Karya (Persero) Tbk di Jakarta, Senin (5/10).

Sindikasi tersebut melibatkan sejumlah bank, di antaranya Mandiri Syariah, SMI, BPD Jatim Syariah, Bank Mega Syariah, BJB Syariah. Dana sindikasi yang diserahkan kepada PT Trans Jawa Paspro sebesar Rp 2,29 triliun dari total proyek Rp 3,8 triliun.

Dana yang dikucurkan ditujukan sebagai investasi untuk pembangunan jalan tol ruas Kabupaten Pasuruan-Probolinggo sepanjang 31,30 kilometer. Mandiri Syariah berperan sebagai inisiator dengan Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Di dalam proyek ini, Mandiri Syariah mengucurkan Rp 750 miliar.

Mewakili Mandiri Syariah di dalam penandatanganan PKS, Group Head Corporate Banking 1 Buyung I Lukman selaku pemberi fasilitas dan Fiti Syam selaku agen sindikasi. PT Waskita Tranjawa Toll Road diwakili oleh Direktur Utama Dwi Pratikno. 

Direktur Wholesale Banking Mandiri Syariah Kusman Yandi menyampaikan partisipasi Mandiri Syariah dalam proyek ini turut mendukung program pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur melalui kerja sama sindikasi syariah. "Sebagai bank syariah buku III, Mandiri Syariah sudah masuk dalam proyek-proyek infrastruktur yang dibangun pemerintah," kata Kusman Yandi dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id.

Selain jalan tol, Mandiri Syariah juga masuk ke proyek pembangunan jalan raya, pelabuhan, industri perkeretaapian, elektrika dan power plant. Ini merupakan wujud dukungan dan partisipasi kami sebagai bagian dari Bank Mandiri Group dalam percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi salah satu program prioritas Pemerintah RI.

Pembiayaan sindikasi ini menggunakan akad Line Facility-Musyarakah Mutanaqishoh untuk investasi dalam jangka waktu 15 tahun. Mandiri Syariah telah bekerja sama dengan group PT Waskita Karya (Persero) Tbk  sejak 2007. 

Ia berharap akan ada kerja sama produk dan layanan jasa perbankan lainnya termasuk pembiayaan consumer ke karyawan group Waskita Karya. "Semoga kerja sama ini akan memudahkan mobilisasi masyarakat dan meningkatkan perputaran perekonomian negeri. Dan tentunya membawa keberkahan umat," kata Kusman Yandi.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement