Jumat 03 Aug 2018 09:53 WIB

Kembali Melemah, Kurs Rupiah Mendekati Rp 14.500 per Dolar

Peningkatan eskalasi perang dagang antara AS-Cina membuat dolar AS semakin menguat.

Petugas jasa penukaran valuta asing memeriksa lembaran mata uang rupiah dan dolar AS. ilustrasi
Foto: Antara/Puspa Perwitasari
Petugas jasa penukaran valuta asing memeriksa lembaran mata uang rupiah dan dolar AS. ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (3/8) pagi bergerak melemah sebesar 30 poin. Rupiah melemah ke posisi Rp 14.498 dibanding sebelumnya Rp 14.468 per dolar AS.

"Dolar AS melanjutkan apresiasinya terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk Indonesia, didorong oleh eskalasi perang dagang yang meningkat antara Amerika Serikat dan Cina," kata Ekonom Samuel Sekuritas, Ahmad Mikail, Jumat (3/8).

Ia menambahkan, ancaman Trump yang akan meningkatkan tarif impor barang Cina dari 10 persen menjadi 25 persen dibalas dengan ancaman retaliasi dari Cina. "Ancaman Cina itu memperburuk isu perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina," ujarnya.

Baca juga, Kadin: Rupiah Stabil Dibutuhkan untuk Perencanaan Bisnis

Ia memproyeksikan nilai tukar rupiah kemungkinan bergerak ke kisaran level Rp 14.500-Rp 14.550 per dolar AS pada akhir pekan ini (Jumat, 3/8).

Sementara itu, Analis Valbury Asia Futures, Lukman Leong, mengatakan, depresiasi nilai tukar rupiah diharapkan dapat terbatas terhadap dolar AS seiring dengan intervensi Bank Indonesia di pasar domestik. "Rupiah dalam penjagaan Bank Indonesia, diharapkan tekanannya terbatas sehingga tidak membuat gejolak di pasar," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement