Rabu 07 Feb 2018 02:15 WIB

Garuda Indonesia akan Tanda Tangani Kontrak 2,4 Miliar Dolar

tahun lalu, Garuda Indonesia Group menandatangani kontrak kerjasama 129 juta dolar.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Dwi Murdaningsih
Garuda Indonesia
Garuda Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Garuda Indonesia Group menjadi salah satu perwakilan Indonesia dalam pameran industri penerbangan terbesar di Asia, Singapore Airshow 2018. Dalam kesempatan kedua tersebut, Garuda Indonesia Group sudah memasang target pencapaiannya.

Dalam ajang tersebut, Garuda Indonesia Group akan menandatangani kontrak dengan lebih dari 25 pelanggan dengan nilai kontrak sekitar 2,4 miliar dolar AS. Sementara tahun lalu, Garuda Indonesia Group berhasil menandatangani kontrak kerjasama senilai 129,5 juta dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Pahala N. Mansury mengatakan Garuda Indonesia Group menargetkan keuntungan sebagai holding company sebesar 3,5 miliar dolar AS pada 2020. "Maka sudah saatnya Garuda Indonesia Group lebih agresif dalam menunjukkan kapabilitasnya sebagai grup aviasi yang solid," kata Pahala, Selasa (6/2).

Pahala juga menambahkan, bagi Garuda Indonesia Group, ajang tersebut bukan hanya untuk meraih eksistensi. Dia mengharapkan hal tersebut sekaligus membuka kesempatan untuk beberapa potensi bisnis yang didapat.

Sementara itu, Direktur Utama GMF Iwan Joeniarto mengatakan bahwa dalam Singapore Airshow 2018 tidak hanya menargetkan adanya kerjasama perawatan pesawat. Iwan memastikan GMF juga akan merealisasikan beberapa kesepakatan kerja dengan mitra-mitra strategis dalam mengembangkan rencana ekspansi bisnisnya.

"Kami menargetkan akan memperoleh nilai kontrak sebesar 2,4 miliar dolar AS dalam Singapore Airshow 2018 ini. Nilai ini didapat dari kontrak kerjasama dengan berbagai customer serta mitra strategis GMF," kata Iwan.

Iwan juga menambahkan, GMF membawa misi dan harapan besar untuk memulai bisnis baru dengan berpartisipasi di Singapore Airshow 2018. Menurutnya acara tersebut bisa memperluas jangkauan brand sejalan dengan strategi penetrasi pasar GMF untuk menambah global footprint pada 2018.

Di sisi lain, PT Citilink Indonesia akan menorehkan prestasi baru dalam keikutsertaannya di ajang Singapore Airshow 2018. Direktur Utama Citilink Juliandra Nurtjahjo mengatakan selain akan melakukan kesepakatan kerja sama, Citilink juga direncanakan akan menerima penghargaan di ajang tersebut bersamaan dengan Garuda Indonesia.

Dia menegaskan, keikutsertaan Citilink juga membuktikan kesiapan dalam memberikan layanan terbaik sebagai premium LCC. Terutama untuk membuka rute internasional dalam waktu dekat.

Singapore Airshow 2018 akan diadakan di Changi Exhibition Centre, Singapura sejak 6-11 Februari 2018. Berbagai pelaku industri aviasi akan berpartisipasi, termasuk di antaranya perusahaan airframe, general aviation, industri Maintenance Repair & Overhaul (MRO), mesin pesawat, dan juga maskapai penerbangan.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement