Senin 19 Jun 2017 20:49 WIB

Pengadaan Alat dan Mesin Pertanian Tumbuhkan Ekonomi Desa

Rep: Melisa Riska Putri/ Red: Nur Aini
Kepala Badan Litbang Pertanian melaksanakan panen bersama dan launching alat mesin pertanian (alsintan) sorgum di Desa Kawalelo, Kecamatan Demon Pagon, Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (12/5).
Foto: balitbangtan
Kepala Badan Litbang Pertanian melaksanakan panen bersama dan launching alat mesin pertanian (alsintan) sorgum di Desa Kawalelo, Kecamatan Demon Pagon, Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (12/5).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) dinilai mampu memberi dampak lain, bukan hanya mempermudah panen. Dengan penerapan teknologi tersebut, akan mengembangkan sektor ekonomi baru yakni jasa alsintan seperti yang tertuang dalam Permentan Nomor 25 Tahun 2008 tentang Usaha Pelayanan Jasa Alat (UPJA) dan Mesin Pertanian.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Pending Dadih Permana mengatakan, banyaknya alsintan di petani pedesaan memunculkan adanya bengkel alsintan di daerah

"Ada bengkel di tingkat kecamatan," ujar dia kepada wartawan di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (19/6).

Ia menjelaskan, proses pengadaan alsintan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan melalui pengajuan proposal gabungan kelompok tani (Gapoktan). Proposal tersebut kemudian diverifikasi oleh dinas terkait dan pihak Ditjen PSP. "Kalau di daerah itu sudah cukup jumlahnya, biasanya kami tolak proposal itu," kata dia.

Pengelolaan alsintan terbagi dua yakni melalui kelompok tani/Gapoktan/UPJA dan melalui Brigade Alsintan. Bedanya, pengelolaan melalui Gapoktan bersifat pemberdayaan sementara pengelolaan melalui Brigade Alsintan bersifat task force.

Brigade ini dikelola oleh Dinas Pertanian Provinsi/Kabupaten/Balai Alsin/Korem, maupun Kodim. Keberadaan Brigade Alsintan tersebut diharapkan bisa meningkatkan optimalisasi penyaluran alsintan ke para petani.  Bantuan alsintan terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Pada 2015, sebanyakj 345.546 unit alsintan telah disalurkan. Angka tersebut meningkat dua kali lipat mencapai 771.904 unit pada 2016 dan pada tahun 2017 ini telah mencapai 79.1950 unit.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement