Rabu 30 Nov 2016 13:59 WIB

Lewat Pameran, Hong Kong Tingkatkan Hubungan dengan Indonesia

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Winda Destiana Putri
Hongkong
Hongkong

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) Leung Kwan Ho mengatakan, HKTDC akan melakukan sejumlah pameran di Hong Kong. Dalam pameran produk di Hong Kong ini pihaknya mengundang Indonesia untuk hadir.

"Kami akan mengadakan pameran produk internasional meliputi produk bayi, alat tulis, fesyen di Hong Kong mulai 9 Januari mendatang. Kami mengundang para buyer, suplier, investor dari Indonesia untuk hadir dalam pameran tersebut. Ini salah satu upaya kami meningkatkan hubungan Indonesia-Hong Kong," katanya, Selasa, (29/11).

Hong Kong dan Indonesia, terang Leung, telah menikmati hubungan perdagangan bilateral yang kuat melalui hubungan perdagangan produk dan jasa selama bertahun-tahun. HKTDC menyelenggarakan lebih dari 30 pameran setiap tahun untuk mempertemukan pembeli dan pemasok dari Hong Kong dan Indonesia untuk mengembangkan bisnis mereka.

Indonesia selama ini juga sering melakukan pameran produk di Hong Kong. Saat Hong Kong mengadakan pameran produk, buyer dari Indonesia banyak yang berdatangan.

Dalam meningkatkan hubungan antara Hong Kong dan Indonesia, ujar dia, HKTDC tak hanya mempromosikan perdagangan dengan Indonesia. "Kami juga mendorong para investor Hong Kong untuk menanam investasi di Indonesia."

Indonesia merupakan destinasi investasi bagi pengusaha dan investor Hong Kong sebab memiliki iklim bisnis yang baik. Investor bisa membangun pabrik di Indonesia.

"Produk-produk di Indonesia juga banyak yang bagus dan cocok untuk pasar internasional. Hong Kong dan Indonesia bisa bekerjasama memasarkan produk Indonesia," kata Leung.

Misalnya saja, jelas dia, produk di Indonesia seperti kopi pengemasannya dan brandingnya memakai jasa perusahaan Hong Kong. Namun kopinya berasal dari Indonesia karena Hong Kong tak punya kopi. "Dengan kopi dari Indonesia berkualitas bagus dan kemasan serta brand yang bagus dari perusahaan jasa Hong Kong, maka kopi Indonesia akan laku keras di pasar internasional. Ini salah satu contohnya," ujar Leung.

Ia menambahkan, Indonesia merupakan mitra dagang terbesar ke-22 bagi Hong Kong. Dalam 10 bulan pertama 2016, nilai total perdagangan Indonesia-Hong Kong mencapai 3,9 miliar dolar AS.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement