Selasa 01 Nov 2016 17:19 WIB

Soal Rencana Penggabungan dengan Pertamina, Ini Kata SKK Migas

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Nidia Zuraya
Kepala SKK Migas, Amin Sunaryadi
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Kepala SKK Migas, Amin Sunaryadi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi tak menanggapi secara antusias terkait rencana pemerintah yang akan meleburkan SKK Migas dan Pertamina dan Revisi UU Migas. Amien mengatakan rencana yang diusung pemerintah malah menghambat kinerja SKK Migas.

Amien mengatakan untuk menjadikan indonesia sebagai negara yang berdaulat energi baik SKK Migas maupun Pertamina saling berbenah diri. Pembenahan ini dilakukan seiring dengan target yang dipasang pemerintah terkait pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri.

Amien berpendapat ketika ada wacana peleburan SKK Migas ke Pertamina maka hal tersebut akan memakan waktu dan akan menghambat kinerja. "Kita sedang sama-sama bebenah. Kalau digabung jadi kapan cari minyaknya?," ujar Amien di Jakarta, Selasa (1/11).

Amien tak menanggapi lebih jauh ketika ditanya terkait tupoksi SKK Migas yang berada dibawah kendali pemerintah, sehingga harusnya mengikuti saja apa yang menjadi wacana pemerintah.

"Kita kan badan usaha. Kita sedang bebenah," ujar Amien.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement