Kamis 17 Mar 2016 21:33 WIB
Tokoh Perubahan Republika 2015

'Hotlin Ompusungu Contoh Semangat Konservasi Sipil'

Rep: Sonia Fitri/ Red: Djibril Muhammad
Menteri LHK Siti Nurbaya membangun kesadaran kolektif bersama (pemerintah, masyarakat, dunia usaha) saat peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di Makassar, Sabtu (5/3).
Foto: dok. Humas Kemenhut
Menteri LHK Siti Nurbaya membangun kesadaran kolektif bersama (pemerintah, masyarakat, dunia usaha) saat peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di Makassar, Sabtu (5/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar melihat semangat konservasi alam dan lingkungan terus meninggi dan terpelihara di kalangan masyarakat sipil. Situasi tersebut didukung iklim politik dari pemerintah dan media massa sehingga memberi peluang para aktivis lebih lega berbagi inspirasi.

Ia telah melihat profil soal langkah nyata Dokter Gigi Hotlin Ompusungu bersama Yayayan Alam Sehat Lestari (ASRI) yang didaulat sebagai salah satu Tokoh Perubahan Republika 2015. "Berdasarkan laporan, Yayasan Asri saat ini akan mendirikan Rumah Sakit di Sukadana sebagai perluasan dari Klinik yang sudah ada agar dapat lebih banyak melayani kesehatan masyarakat yang berkualitas, kita harus dukung," katanya.

Yayasan Asri merupakan organisasi non-profit yang menggabungkan program kesehatan dan lingkungan sebagai konsep utama dalam pelayanannya kepada masyarakat dalam upaya perlindungan Taman Nasional Gunung Palung. ASRI berlokasi di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Kondisi kemiskinan di masyarakat, minimnya akses kesehatan, dan kerusakan lingkungan (deforestasi akibat penebangan liar) di kawasan TN Gunung Palung telah menginspirasi tenaga medis pedesaan yakni Hotlin Ompusungu dan Dokter Kinari untuk melakukan terobosan nyata di lapangan. Yayasan Asri didirikan pada 2007 untuk menghentikan kemiskinan, kesehatan yang buruk, dan deforestasi, serta mengubah penebang lokal menjadi sahabat hutan.

Program Yayasan yakni berusaha menjaga hubungan antara kesehatan dan pelestarian lingkungan di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. ASRI berusaha untuk menjaga TN Gunung Palung beserta 60 ribu penduduk yang tergabung dalam berbagai komunitas di sekitarnya.

Selain itu juga, ASRI membuat program yang mengintegrasikan pelayanan kesehatan dan konservasi lingkungan. Kegiatannya adalah memberikan diskon 50 persen pelayanan kesehatan untuk masyarakat yg tidak menebang hutan, pembayaran kesehatan dengan bibit pohon, pertanian organik, bantuan kambing, pendidikan konservasi.

Pemerintah melalui Balai Taman Nasional Gunung Palung secara resmi telah menyepakati Perjanjian Kerjasama pada Desember 2014. "Kerja sama mencakup kegiatan perlindungan kawasan Taman Nasional, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi kawasan Taman Nasional dan pendidikan konservasi alam dan kesehatan," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement