Kamis 09 Jul 2015 13:28 WIB

PII: Pemerintah Memang Perlu Tingkatkan TKDN

PENGURUS BARU PII. Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) yang baru Bobby Gafur Umar (tengah) dan Wakil Ketua Umum Hermanto Dardak (kanan), melakukan salam komando dengan Ketua Umum PII periode 2009-2012 Said Didu usai pemilihan pengurus baru PII pe
Foto: ANTAR/Audy Alwi
PENGURUS BARU PII. Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) yang baru Bobby Gafur Umar (tengah) dan Wakil Ketua Umum Hermanto Dardak (kanan), melakukan salam komando dengan Ketua Umum PII periode 2009-2012 Said Didu usai pemilihan pengurus baru PII pe

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Ir. Bobby Gafur Umar percaya, peningkatan TKDN adalah salah satu elemen penting dan strategis yang harus mendapat perhatian pemerintah, jika ingin memacu industri dalam negeri.

"Manfaat dan nilai tambah yang akan kita peroleh pun juga akan lebih besar. Disitulah TKDN menjadi kunci,” kata Bobby.

Selain itu menurut, anggota DPR RI Airlangga Hartarto menekankan pelaksanaan TKDN karena regulasi dari inpres sampai PP sudah ada. Dia berharap kebijakan ini didukung oleh semua pihak demi kepentingan industri sendiri.

"TKDN memang masalah yang dihadapi bangsa saat ini. Di masa lalu masalah ini juga pernah muncul, namun yang sangat penting, kita harus selalu memiliki niat untuk mengatasi masalah itu," tegasnya.

Dia juga mencermati penghitungan TKDN untuk ponsel 4G LTE menyasar  perangkat keras dan lunak. Dengan aturan TKDN minimal 30 persen mulai 2017, imbuh Airlangga, maka tinggal penyusunan petunjuk teknisnya

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement