Ahad 03 May 2015 11:37 WIB

Rachmat Gobel Targetkan Ekspor ke Italia Meningkat 263 Persen

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Winda Destiana Putri
Menteri Perdagangan Rachmat Gobel
Foto: ROL/Casilda Amilah
Menteri Perdagangan Rachmat Gobel

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menargetkan ekspor Indonesia ke Italia bisa meningkat sebesar 263 persen atau sekitar 8,7 miliar dolar AS pada 2019.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mencapai target tersebut yakni dengan meningkatkan kerja sama di sektor tekstil dan produk tekstil.

"Milan merupakan kota fesyen yang memikat para desainer dunia, dan posisi ini membuat Milan menjadi salah satu mitra penting bagi Indonesia," ujar Rachmat dalam rilis yang diterima Republika, Ahad (3/5).

Rachmat menjelaskan, peningkatan target ekspor Indonesia ke Italia tersebut bisa tercapai melalui kerja sama intensif dengan kegiatan people to people contact antara pelaku bisnis kedua negara. Selain itu, keikutsertaan Indonesia dalam ajang World Expo Milan yang berlangsung pada 1 Mei 2015 sampai 1 Oktober 2015, dapat menjadi katalisator peningkatan perdagangan dan investasi, serta nasional branding Indonesia di Eropa.

Selain itu, Rachmat juga memiliki keinginan untuk meningkatkan hubungan perdagangan dengan Uni Eropa melalui kerangka kerja sama Indonesia - EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA). Rachmat optimistis, target peningkatan ekspor sebesar 300 persen dalam lima tahun dapat tercapai dan diperkirakan bisa menyerap 23 juta tenaga kerja.

"Oleh karena itu, Indonesia memerlukan tambahan investasi sebesar 211,5 miliar dolar AS," kata Rachmat.

Ekspor nonmigas Indonesia ke Italia pada periode Januari sampai Februari 2015 mencapai 346 juta dolar AS. Komoditas utama ekspor Indonesia ke Italia yakni minyak sawit, batu bara, t-shirt, dan sepatu kulit. Sementara, impor Indonesia dari Italia pada periode yang sama mencapai 218 juta dolar AS. Produk utama impor antara lain, mesin pencuci piring, keran untuk pipa, dan mesin pengolah tembakau.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement