Kamis 27 Nov 2014 18:51 WIB

Perbanas: Bank BUMN Jangan Buka Cabang di Negara Tetangga

Rep: C87/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Salah satu cabang Bank Jabar Banten di pelosok pedesaan
Foto: bjb
Salah satu cabang Bank Jabar Banten di pelosok pedesaan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Perhimpunan Bank-bank Umum Nasional (Perbanas) Sigit Pramono meminta pemerintah untuk memusatkan diri di dalam negeri. Serta tidak berfokus pada pembukaan cabang bank nasional di negara tetangga.

Sebab, 50 persen pasar ASEAN adalah penduduk Indonesia. Hampir 100 persen penduduk Malaysia sudah memiliki rekening, sedangkan di Indonesia masih terdapat sekitar 80 juta penduduk yang belum memiliki rekening.

"Kalau cuma modal terbatas, urusi bank dalam negeri, supaya jadi penguasa di negera sendiri. Punya bank besar bukan cuma soal peringkat tapi bisa melayani masyarakat bisnis dan urusan lainnya oleh bank sendiri," tukasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement