Senin 08 Sep 2014 10:53 WIB

OJK Tekankan Pentingnya Edukasi Konsumen

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Ichsan Emerald Alamsyah
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad
Foto: Antara/Fanny Octavianus
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad

REPUBLIKA.CO.ID, NUSA DUA -- Otoritas Jasa Keuangan menekankan pentingnya edukasi konsumen jasa keuangan dalam pengawasan perilaku pasar. Karena langkah ini berperan menciptakan pasar jasa keuangan yang sehat dan berkompetisi positif.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad mengatakan OJK tak hanya mendapat mandat untuk melakukan proteksi dan mengawasi pola perilaku pasar jasa keuangan sejak 2011. Akan tetapi juga mengedukasi konsumen.

Ini penting untuk memastikan pasar jasa kuangan berjalan sehat. ''Konsumen inginnya bekerja sama dengan penyedia jasa keuangan terpercaya dan kompeten...tentu harus diimbangi pengetahuan tentang produk keuangan,'' tutur Muliaman dalam International Seminar on Market Conduct, Senin (8/9). Edukasi bagi konsumen, ujar dia menambahkan, juga penting untuk meningkatkan permintaan produk keuangan.

Di lokasi yang sama, Deputy Commisioner Australian Securities and Investments Commision (ASIC) Peter Kell mengatakan lembaganya punya banyak peran, terutama dalam hal perlindungan konsumen. Selain regulator jasa keuangan dan kredit, ASIK juga mendorong literasi kuangan para investor dan pengguna jasa kuangan.

''Ini penting agar konsumen menghindari produk beresiko tinggi dan potensi kejahatannya. Sehingga kompetesi industri jasa kuangan bisa berkompetisi secara positif,'' kata Kell. Inisiatif ini sejalan juga dengan pandangan G20, FinCoNet dan IOSCO.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement