Kamis 10 Jul 2014 16:58 WIB

Chairul: Investor Butuh Kepastian

Rep: Meiliani Fauziah/ Red: Nidia Zuraya
Investasi di Indonesia (Ilustrasi)
Foto: Wihdan Hidayat/Republika
Investasi di Indonesia (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Investor mulai menunjukkan reaksi di pasar pascapemilihan presiden, kemarin. Situasi yang aman ikut membangkitkan kepercayaan investor.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Chairul Tanjung mengatakan harga saham naik akibat rupiah menguat. Kondisi ini bisa bertambah baik apabila Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah mengumumkan siapa pasangan presiden terpilih.

"Karena situasi aman itulah maka rupiah menguat, harga saham kita naik. Kalau ada kepastian hasilnya sudah final dari KPU, itu pasti lebih kuat lagi. Apalagi kalau sudah final MK (Mahkamah Konstitusi), pasti akan super kuat," kata Chairul Tanjung ditemui di kantor pusat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (10/7).

Penguatan rupiah yang terjadi karena investor memasukkan dananya. Aliran dana diperkirakan akan lebih besar setelah ada keputusan resmi dari MK.

"Artinya ada orang memasukkan dana tapi masih tidak terlalu banyak karena masih ada keraguan. Kalau nanti sudah   ada hasil dari KPU, tambah mantap lagi masuk uangnya. Setelah MK, sudah haqul yakin sudah selesai itu, jadi dananya super banyak," kata Chairul.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement