Senin 07 Jan 2013 23:42 WIB

Menkeu pada ESDM: Subsidi BBM Melonjak Lagi Bahaya

Menteri Keuangan Agus Martowardoyo
Foto: Yudhi Mahatma/Antara
Menteri Keuangan Agus Martowardoyo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo meminta kepada Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) untuk fokus dalam pengendalian konsumsi atas subsidi BBM.

"Apabila pada tahun ini kembali terjadi lonjakan subsidi energi, maka akan sangat berbahaya bagi kesinambungan fiskal," kata Agus DW Martowardojo dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (7/1).

Menurut dia, pemerintah mengisyaratkan adanya penyesuaian atau kenaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada tahun ini apabila upaya pengendalian yang dilakukan oleh Kementerian Energi dan Sumberdaya Manusia (ESDM) tidak berhasil dilaksanakan.

"Kami masih tetap mengandalkan upaya pengendalian dan belum mau mengungkapkan rencana pasti kenaikkan atau penyesuaian harga tersebut," kata dia.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan janji kebijakan pengendalian BBM oleh ESDM itu sifatnya harus terukur.

Ia memberikan contoh jika menargetkan 46 juta kl pada tahun ini tidak boleh dilampaui dengan alasan apa pun.

"Karena kalau tahun lalu 45,2 juta kl, mustahil 46, pasti lewat. Selama ini janji pengendalian bisa hemat sekian kl. Jadi perlu janji yang outputnya terukur. Kalau ternyata volumenya berlebih, berarti kebijakan tidak efektif. Jadi ESDM harus keluarkan paket kebijakan pengaturan, pembatasan yang terukur dan jelas targetnya," tegas Bambang.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement