Selasa 08 Feb 2011 17:18 WIB

Tol Jagorawi - Cinere Seksi I Beroperasi Juni

Jalan tol, ilustrasi
Jalan tol, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK - Pembangunan konstruksi jalan tol Jagorawi-Cinere seksi I sepanjang 3,70 km telah mencapai 60 persen dan siap dioperasikan pada Juni 2011. "Jalan tol ruas Jagorawi-Cinere menjadi  salah satu bagian dari JORR II yang akan segera dioperasikan," kata Direktur Utama Translingkar Kita Jaya, Bambang Hartanto di Depok, Selasa.

Ia mengatakan, saat ini pembangunan jalan tol Jagorawi-Cinere dilakukan untuk struktur simpang susun Cimanggis di atas jalan tol Jagorawi, Kecamatan Cimanggis, Depok. "Pembangunan simpang susun Cimanggis ini menandai dimulainya pembangunan ruas Jakarta Outer Ring Road (JORR) II," katanya.

Dikatakannya bahwa pembangunan konstruksi itu berupa pemasangan box traffic (pilar beton penahan jalan berbentuk gawang) di Pura Cibubur, Anantakupa, Putri Tunggal, Kali Cipinang ,dan Bontang. Menurut dia, nilai investasi jalan tol ruas Jagorawi-Cinere sebesar Rp2,086 triliun, sedang nilai investasi Seksi I (Jagorawi - Raya Bogor) sepanjang 3,70 km sebesar Rp863,36 miliar.

Pembangunan Jagorawi-Cinere akan dibangun sepanjang 14,65 km, terdiri atas tiga seksi yaitu seksi I (3,70 km), seksi II (5,50 km), dan seksi III (5,45 km).

Ia juga mengatakan, pihaknya sebagai salah satu anggota Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang dibentuk oleh Konsosium PT Transindo Karya Investama, PT Waskita Karya, PT Jalantol Lingkarluar Jakarta dan PT Kopnatel Jaya, telah melakukan kerja sama dengan pemerintah yang diwakili oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum untuk membangun Jalan Tol Ruas Cinere-Jagorawi sepanjang 14,65 km.

Sementara itu, Pimpinan Proyek Pembangunan Struktur Simpang Susun Cimanggis dari PT Waskita Karya, Yahya Mauludin mengatakan, pembangunan Simpang Susun tersebut telah dilakukan mulai November 2010.

"Pengerjaan konstruksi bentang tengah Simpang Susun itu mulai Selasa (8/2) mulai pukul 10.00 WIB hingga 04.00 WIB," ujarnya.

Dikatakannya, target pengerjaan konstruksi selama empat malam. Untuk memenuhi target itu setiap malam memasang lima balok bentang jalan yang setiap pilar panjangnya 25 meter, tinggi 70 cm dan lebar 124 cm, dengan berat 40 ton.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement