Jumat 23 Jul 2010 01:47 WIB

Bank of New York Ingin Kerja Sama dengan Perusahaan Indonesia

Rep: Agung Budiono/ Red: Arif Supriyono

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Bank of New York Mellon (BNY) membidik kerja sama dengan beberapa perusahaan besar dan perbankan lainnya asal Indonesia. Kondisi perekonomian Indonesia yang kian bagus, termasuk indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia yang telah menembus angka 3.000, menjadi salah satu indikatornya.

Chairman of Asia Pacific for the Bank of New York Mellon (BNY), Christoper R Sturdy mengatakan  selama ini telah bekerja sama dengan dua perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Indosat Tbk (ISAT). BNY berperan sebagai penjamin emisi bagi kedua operator telekomunikasi itu.

“Indonesia merupakan pasar yang menjajikan bagi kami selama beberapa tahun belakangan ini,” katanya saat membuka perdangangan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (22/7). Christoper menambahkan, fundamental ekonomi Indonesia sangat kuat. Selain itu, juga terlihat bagaimana bank-bank di Indonesia dapat melalui krisis dengan baik.

"Inilah yang membuat semua negara lain iri dengan perekonomian Indonesia,” tambahnya. Saat disinggung soal puncak inflasi yang akan terjadi di Agustus mendatang, Christoper tetap optimis bahwa pasar Indonesia akan dapat mengatasinya.

Ia menjelaskan, BNY Mellon akan bekerja sama dengan beberapa bank di Indonesia di area kredit finansial, pembiayaan, perdagangan, dan pembayaran. Transaksi yang dilakukan biasanya dalam denominasi dollar.

"Kita akan lanjutkan kerjasama dengan beberapa perusahaan asal Indonesia yang memiliki potensi besar," sambungnya. BNY Mellon merupakan bank wali amanat yang ada di Indonesia dan sampai saat ini BNY Mellon telah melakukan beberapa kerja sama dengan bank besar di Indonesia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement