JAKARTA--Partai Demokrat mengharapkan Presiden memilih menteri keuangan yang mampu melanjutkan prestasi Sri Mulyani. Sosok menteri keuangan baru juga harus bisa menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang adil dan merata.
Ketua Fraksi Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, berpendapat menteri keuangan sebaiknya berasal dari kalangan non partai. ''Tokoh non partai yang profesional, kompeten, lurus, dan mampu melakukan komunikasi politik,'' katanya, Jumat (7/5).
Menteri keuangan yang tidak berasal dari partai politik, diyakini Anas, akan bekerja penuh konsentrasi. Mampu membantu presiden dan tidak mengundang kecurigaan politik. Siapa sosok yang tepat, dia mengatakan Partai Demokrat tidak mengajukan usulan nama siapa pun. Penunjukan menteri keuangan yang baru diserahkan sepenuhnya kepada Presiden selaku pemegang hak prerogatif.
Sejumlah nama dikabarkan pantas menduduki kursi yang ditinggalkan Sri Mulyani itu. Di antaranya adalah Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Darmin Nasution; Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Anggito Abimanyu, Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo, dan Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Anny Ratnawati.