REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami trading halt saat turun 8 persen pada Jumat (16/10/2026). Ketika perdagangan dibuka kembali setelah tutup 30 menit, IHSG semakin jatuh hingga terkoreksi 11 persen.
Salah satu pembeban bursa adalah BBCA yang mengalami auto reject bawah (ARB). BBCA anjlok di angka 5.175 atau turun 14,81 persen. BBRI, BMRI, dan BBNI juga sempat mengalami ARB. Namun, ketika trading halt dibuka mengalami pergerakan hingga terkoreksi menjadi rentang 10-11 persen.
Hal yang sama juga terjadi pada saham BYAN. Emiten yang dibeli Haji Isam yang mengalami ARB alias turun 14,86 persen dan diperdagangan di angka 9.450.