Jumat 16 Oct 2026 09:48 WIB

Ancaman MSCI, Saham BBCA Hingga BYAN Alami Auto Reject Bawah

Emiten yang dibeli Haji Isam yang mengalami ARB alias turun 14,86 persen.

Layar digital menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (31/7/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona hijau pada perdagangan akhir pekan ini. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 0,80 persen atau 49,762 poin ke level 6.236,126, sekaligus menutup perdagangan akhir Juli di zona hijau.
Foto: Republika/Prayogi
Layar digital menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (31/7/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona hijau pada perdagangan akhir pekan ini. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 0,80 persen atau 49,762 poin ke level 6.236,126, sekaligus menutup perdagangan akhir Juli di zona hijau.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami trading halt saat turun 8 persen pada Jumat (16/10/2026). Ketika perdagangan dibuka kembali setelah tutup 30 menit, IHSG semakin jatuh hingga terkoreksi 11 persen.

Salah satu pembeban bursa adalah BBCA yang mengalami auto reject bawah (ARB). BBCA anjlok di angka 5.175 atau turun 14,81 persen. BBRI, BMRI, dan BBNI juga sempat mengalami ARB. Namun, ketika trading halt dibuka mengalami pergerakan hingga terkoreksi menjadi rentang 10-11 persen.

Baca Juga

Hal yang sama juga terjadi pada saham BYAN. Emiten yang dibeli Haji Isam yang mengalami ARB alias turun 14,86 persen dan diperdagangan di angka 9.450.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi