Rabu 14 Oct 2026 10:56 WIB

BNI Bukukan Penjualan Agunan Rp 510,77 Miliar Lewat Gelegar Lelang

BNI catat penjualan agunan Rp 510,77 miliar dari Gelegar Lelang 2026.

Tengah Kiri Rambut Terurai: SEVP Remedial & Recovery BNI Saridatun - Tengah Kanan Jilbab Hijau: Direktur Lelang DJKN Kemenkeu Syukriah HG, beserta Jajaran Pejabat DJKN Kementerian Keuangan dan BNI
Foto: Dok BNI
Tengah Kiri Rambut Terurai: SEVP Remedial & Recovery BNI Saridatun - Tengah Kanan Jilbab Hijau: Direktur Lelang DJKN Kemenkeu Syukriah HG, beserta Jajaran Pejabat DJKN Kementerian Keuangan dan BNI

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatat penjualan agunan senilai Rp 510,77 miliar melalui program Gelegar Lelang BNI 2026 yang berlangsung pada 15 Juni hingga 15 September 2026. Capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan Awarding Gelegar Lelang BNI 2026 yang digelar di Pendopo KPKNL Jakarta pada Selasa (13/10/2026) sebagai penutup rangkaian kegiatan.

Awarding Gelegar Lelang BNI 2026 digelar sebagai bentuk apresiasi atas peran 49 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di berbagai wilayah Indonesia yang mendukung 1.603 pelaksanaan lelang dengan total nilai limit Rp 6,72 triliun selama periode program. Mengusung tema 'Apresiasi, Kolaborasi, dan Akselerasi Recovery', kegiatan tersebut dihadiri Direktur Lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Syukriah HG beserta jajaran.

Baca Juga

SEVP Remedial & Recovery BNI Saridatun menyampaikan apresiasi kepada DJKN dan seluruh KPKNL atas dukungan dalam pelaksanaan Gelegar Lelang BNI 2026. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung optimalisasi recovery BNI.

"BNI mengapresiasi dukungan DJKN dan seluruh KPKNL dalam pelaksanaan Gelegar Lelang BNI 2026. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan semakin kuat untuk mendukung optimalisasi recovery BNI," ujar Saridatun.

Salah satu agenda utama Gelegar Lelang BNI 2026 adalah lelang serentak pada 21 Agustus 2026 di 12 KPKNL. Kegiatan tersebut turut ditayangkan secara hybrid dalam rangkaian wondrX 2026 di ICE BSD, di mana dari 60 lot aset yang ditawarkan, sebanyak 24 lot berhasil terjual dengan nilai Rp 24,2 miliar.

Untuk memperluas akses informasi kepada masyarakat, BNI turut menghadirkan booth BNI Lelang Agunan di wondrX 2026. Melalui booth tersebut, pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai aset yang dilelang, mengenal situs lelang agunan BNI, serta berkonsultasi mengenai mekanisme lelang.

Rangkaian Gelegar Lelang BNI 2026 juga mencakup kegiatan Kick Off di Grha BNI pada 4 Agustus 2026. Momentum tersebut dimanfaatkan BNI bersama DJKN dan KPKNL untuk memperkuat koordinasi sekaligus memperluas pemasaran agunan dan akses informasi lelang kepada masyarakat.

Melalui Gelegar Lelang BNI 2026, BNI terus memperkuat upaya penyelesaian kredit bermasalah dan pengelolaan aset melalui mekanisme lelang yang didukung sinergi dengan DJKN serta KPKNL. Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus memperkuat fundamental bisnis melalui pengelolaan aset yang disiplin, peningkatan kualitas portofolio, serta optimalisasi proses recovery sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan bisnis dan memperkuat daya saing perseroan.

Ke depan, BNI akan terus meningkatkan efektivitas pengelolaan dan pemasaran agunan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas aset sekaligus memperkuat kinerja perseroan. 

 

Berita Lainnya

Rekomendasi