Kamis 24 Sep 2026 14:00 WIB

Harga Cabai Naik, Pengusaha Warung Makan Masih Bertahan di Harga Normal

Kenaikan harga berisiko membuat pelanggan berpindah ke rumah lain.

Pedagang cabai di Pasar Induk Kramat Jati
Foto: Mg-167
Pedagang cabai di Pasar Induk Kramat Jati

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA – Harga cabai di Pasar Induk Kramat Jati, Jakrta Timur, masih bergerak naik dalam beberapa pekan terakhir. Salah seorang pedagang cabai di Pasar Induk Kramat Jati Diki Alamsyah mengatakan, harga cabai merah keriting saat ini berada di kisaran Rp40 ribu-Rp45 ribu per kilogram.

Sementara itu, cabai rawit merah atau yang bisa disebut cabai setan berada di kisaran Rp65 ribu-Rp68 ribu per kilogram, bahkan ada yang mencapai Rp70 ribu.

Baca Juga

Menurut Diki, kenaikan harga cabai sudah terjadi sekitar tiga pekan terakhir. Dalam beberapa hari terakhir, harga kembali naik sekitar Rp2.000-Rp3000 per kilogram setelah sempat mengalami penurunan. “Cabai itu fluktuatif. Kemarin sempat turun, tapi hari ini sempat naik lagi,” kata Diki saat diwawancara Republika pada Rabu (23/9/2026).

Ia mengatakan, kenaikan harga cabai dipengaruhi kondisi cuaca di sejumlah daerah penghasil. Kemarau dan kekeringan membuat hasil panen tidak maksimal. Sementara kebutuhan pasar tetap tinggi. 

Diki menjelaskan, pasokan cabai ke Pasar Induk Kramat Jati masih berjalan normal. Namun, jumlah barang yang masuk mengalami penurunan. “Pasokan enggak ada kendala, cuman tonase atau kuantitasnya yang berkurang,”kata dia.

Pedagang cabai lain, Tenjo, menyebut harga cabai rawit hijau saat ini sekitar Rp40 ribu per kilogram. Sementara cabai rawit merah berada di kisaran Rp70 ribu-Rp73 ribu per kilogram. Menurut dia, harga tersebut telah bertahan selama sepekan.

Selain cabai, harga sejumlah bahan pangan lain juga mengalami perubahan. Pedagang bawang putih, Fiki, mengatakan harga bawang putih berada di kisaran Rp30 ribu per kilogram atau naik sekitar Rp1.000. ia menyebut perubahan harga bawang putih salah satunya dipengaruhi ketersediaan dan kuota impor.

Sementara, pedagang bawang merah, Sutrisno, mengatakan harga bawang merah sangat bergantung pada jumlah pasokan yang masuk ke pasar. Saat pasokan sedikit, harga dapat naik. Sebaliknya, harga bisa kembali turun ketika pasokan lebih banyak.

photo
Pedagang cabai merah rawit memilah kualitas cabai di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (18/2/2025). - (Republika/Thoudy Badai)

 

sumber : Mg-167
Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi