REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Pertamina Patra Niaga memahami kesulitan dan aspirasi masyarakat terkait layanan BBM di sejumlah SPBU di Kota Makassar. Perusahaan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat dalam beberapa hari terakhir. Pertamina Patra Niaga terus melakukan berbagai langkah pemulihan untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat dapat terpenuhi dan layanan di SPBU kembali berjalan optimal.
Sebagai bagian dari upaya recovery, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah melakukan sejumlah langkah untuk meningkatkan kapasitas pelayanan di SPBU. Upaya tersebut meliputi penambahan jam operasional SPBU, penguatan dan penambahan pasokan BBM, penambahan jumlah nozzle dan operator di sejumlah SPBU, serta penambahan Outlet Satgas Pelayanan BBM. Berbagai langkah ini dilakukan untuk mempercepat pelayanan sekaligus mengurai kepadatan antrean yang terjadi di lapangan.
Dalam pelaksanaannya, Pertamina Patra Niaga juga terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan terkait melalui Satgas Gabungan. Satgas Gabungan melakukan pemantauan dan pengawasan secara langsung di lapangan, termasuk membantu pengaturan dan penguraian antrean di SPBU serta memastikan pelayanan BBM berjalan tertib dan tepat sasaran. Sinergi ini menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan sekaligus menjaga kelancaran distribusi BBM kepada masyarakat.
Selain melakukan penanganan di lapangan, Pertamina Patra Niaga juga terus membuka informasi kepada publik melalui akun media sosial resmi Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Instagram @pertaminasulawesi. Informasi terkait kondisi layanan dan operasional SPBU disampaikan secara berkala agar masyarakat dapat memperoleh informasi yang aktual, mudah diakses, dan transparan mengenai perkembangan layanan BBM di Makassar.