REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Brantas Abipraya akan segera merampungkan proses pemangkasan 29 entitas usahanya sebagai bagian dari transformasi perusahaan untuk kembali fokus pada bisnis inti sebagai kontraktor. Hal ini disampaikan Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria saat bertemu dengan jajaran direksi PT Brantas Abipraya untuk membahas perkembangan proses transformasi dan penataan entitas usaha perusahaan.
"Melalui proses streamlining tersebut, Brantas Abipraya akan menyederhanakan struktur usaha dengan menyisakan induk perusahaan dan mengakhiri keberadaan anak-anak usaha yang dinilai tidak lagi diperlukan dalam mendukung fokus bisnis utama," ujar Dony dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Dony menilai langkah tersebut menjadi momentum bagi Brantas Abipraya untuk memperkuat fundamental perusahaan dan meningkatkan fokus pada bisnis kontraktor. Ia juga mendorong agar Brantas menjadi salah satu BUMN Karya yang paling cepat menyelesaikan proses penataan.
“Saya harapkan nanti setelah selesai pembersihan ini, ke depannya betul-betul fokus kepada bisnis kontraktor. Brantas tinggal induknya, dan ini termasuk perusahaan yang paling sehat,” kata Dony.
Dony menyampaikan transformasi Brantas Abipraya menjadi bagian dari agenda penataan BUMN Karya secara menyeluruh. Dony berharap penyederhanaan struktur usaha dapat mengurangi inefisiensi, memperkuat tata kelola, serta membuat perusahaan lebih fokus dan kompetitif dalam menjalankan bisnis intinya.