Selasa 22 Sep 2026 12:35 WIB

Kebakaran Kontainer di Priok, Operasional Pulih Bertahap

NPCT1 memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kebakaran tersebut.

Rep: M. Nursyamsyi/ Red: Ahmad Fikri Noor
Suasana aktivitas bongkar muat peti kemas di New Priok Container Terminal One, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (6/8/2025).
Foto: Republika/Thoudy Badai
Suasana aktivitas bongkar muat peti kemas di New Priok Container Terminal One, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (6/8/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- New Priok Container Terminal One (NPCT1) memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat kebakaran yang terjadi pada beberapa kontainer barang berbahaya (dangerous goods) di salah satu area terminal pada Senin (21/9/2026). Corporate Planning Manager NPCT1 Christine Margaretha Manasseh mengatakan api berhasil dipadamkan pada pukul 16.27 WIB atau sekitar satu jam sejak peristiwa kebakaran terjadi pada pukul 15.28 WIB.

"Segera setelah insiden diketahui, tim NPCT1 menjalankan prosedur tanggap darurat dengan memprioritaskan keselamatan personel dan pengamanan area terdampak," ujar Christine dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Baca Juga

Christine mengatakan penanganan dilakukan dengan mengerahkan fasilitas pemadam kebakaran serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengendalikan kondisi di lapangan. Christine menyebut keselamatan personel dan pengamanan area menjadi prioritas utama sejak awal penanganan.

"Begitu insiden diketahui, tim kami langsung menjalankan prosedur tanggap darurat, mengamankan area terdampak, serta berkoordinasi dengan pihak terkait dalam proses pemadaman," ucapnya.

Pihaknya memastikan kondisi dapat dikendalikan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan keamanan area terminal. Setelah api berhasil dipadamkan, sambung dia, petugas melanjutkan proses pendinginan (cooling down), pengamanan, dan pemantauan area terdampak untuk memastikan kondisi tetap aman serta mencegah potensi munculnya kembali titik api.

"Seiring dengan kondisi yang telah terkendali, NPCT1 mulai melakukan pemulihan kegiatan operasional secara bertahap per pukul 18.00 WIB," sambung dia.

Christine mengatakan pemulihan dilakukan dengan tetap memperhatikan hasil pemeriksaan kondisi lapangan dan memastikan aspek keselamatan serta keamanan terpenuhi sebelum area operasional kembali digunakan. Ia menyebut kegiatan operasional mulai pulih secara bertahap.

"Seluruh proses dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan mempertimbangkan kondisi di lapangan karena keselamatan dan keamanan personel tetap menjadi prioritas dalam setiap tahapan pemulihan," lanjut Christine.

NPCT1, sambung Christine, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan maupun gangguan layanan yang dialami pengguna jasa dan pihak lain yang terdampak akibat kejadian tersebut. NPCT1 juga menyampaikan apresiasi kepada Pelindo Group, Suku Dinas Damkar Jakarta Utara, KSOP Tanjung Priok, Polres KP3 Tanjung Priok, Polsek Kawasan Kalibaru, media massa, dan seluruh pihak terkait lainnya yang telah mendukung dan berkoordinasi dalam proses penanganan insiden.

"Saat ini, NPCT1 bersama pihak terkait masih melakukan pemeriksaan dan investigasi untuk mengetahui kronologi serta penyebab kebakaran," kata dia.

Christine mengatakan NPCT1 sebagai bagian dari Pelindo Group berkomitmen untuk terus mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan operasional dalam setiap kegiatan terminal. Christine menyampaikan evaluasi atas kejadian ini juga akan dilakukan sebagai bagian dari upaya penguatan sistem keselamatan dan pengendalian risiko secara berkelanjutan.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi