Selasa 01 Sep 2026 09:53 WIB

Harga BBM Naik, Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 Tetap

Pertamina menaikkan harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Rep: Frederikus Dominggus Bata/ Red: Gita Amanda
Tanda mesin pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di salah satu SPBU di Jakarta, Rabu (10/6/2026). Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga jual BBM nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) dari Rp12.300 per liter naik menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green 95 (RON 95) dari Rp12.900 per liter naik menjadi Rp17.000 per liter yang berlaku per 10 Juni.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Tanda mesin pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di salah satu SPBU di Jakarta, Rabu (10/6/2026). Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga jual BBM nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) dari Rp12.300 per liter naik menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green 95 (RON 95) dari Rp12.900 per liter naik menjadi Rp17.000 per liter yang berlaku per 10 Juni.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina Patra Niaga tidak menaikkan harga seluruh produk bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai Selasa (1/9/2026). Harga Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap dipertahankan di tengah penyesuaian harga Pertamax Turbo dan Dex Series.

Penyesuaian harga hanya berlaku untuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Harga Pertamax Turbo naik dari Rp 18.300 menjadi Rp 19.600 per liter, Dexlite dari Rp 19.700 menjadi Rp 23.700 per liter, serta Pertamina Dex dari Rp 21.150 menjadi Rp 25.200 per liter.

Baca Juga

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan, keputusan tidak menaikkan seluruh produk BBM nonsubsidi dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor. Pertimbangan tersebut mencakup keekonomian, daya beli, dan kondisi sosial masyarakat.

“Penyesuaian harga dilakukan hanya sebagian produk BBM nonsubsidi, yaitu Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite, sedangkan produk BBM nonsubsidi lainnya seperti Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tidak mengalami penyesuaian harga,” kata Kitty dalam siaran pers, dikutip Selasa (1/9/2026).

Menurut dia, penyesuaian harga BBM juga mengacu pada formula yang telah ditetapkan pemerintah. Sejumlah indikator menjadi pertimbangan, antara lain harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, pajak, serta faktor lain yang berkaitan dengan daya beli masyarakat.

Kenaikan tertinggi terjadi pada Pertamina Dex yang bertambah Rp 4.050 per liter. Harga Dexlite naik Rp 4.000 per liter, sedangkan Pertamax Turbo mengalami kenaikan Rp 1.300 per liter.

Kitty menegaskan, perubahan harga tersebut tidak mengubah komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjaga kualitas produk dan pelayanan kepada konsumen. Masyarakat pun diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan serta menggunakan produk yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan.

Pertamina Patra Niaga memastikan Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap dijual dengan harga sebelumnya. Informasi mengenai harga dan layanan BBM dapat diperoleh melalui Pertamina Contact Center 135 maupun kanal resmi perusahaan.

Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan memilih produk yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Informasi mengenai harga dan layanan BBM dapat diperoleh melalui Pertamina Contact Center 135 serta kanal resmi Pertamina Patra Niaga.

Berita Lainnya

Rekomendasi