Selasa 28 Apr 2026 02:44 WIB

Taksi Green SM Diduga Terlibat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi, Ini Pernyataan Operator

Green SM menyatakan telah menyampaikan informasi yang relevan.

Rep: Ahmad Fikri Noor/ Red: Ahmad Fikri Noor
Kondisi taksi Green SM yang tertemper KRL sebelum kejadian tabrakan maut kereta di dekat Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).
Foto: Budi Raharjo/Republika
Kondisi taksi Green SM yang tertemper KRL sebelum kejadian tabrakan maut kereta di dekat Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Salah satu armada taksi Green SM diduga terlibat dalam kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi. Green SM Indonesia selaku operator taksi listrik tersebut menyampaikan pernyataan resmi dan akan mendukung proses investigasi yang tengah berlangsung.

"Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas," bunyi pernyataan resmi Green SM Indonesia melalui akun Instagram resmi.

Baca Juga

Green SM menyatakan telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung.

"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan," ungkapnya.

Kecelakaan kereta terjadi antara KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek pada Senin (27/4/2026) malam. Dalam pernyataan resmi KAI, disebutkan bahwa seluruh 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek selamat dan telah dievakuasi. Sebanyak 38 penumpang KRL dilarikan ke rumah sakit terdekat yakni RSUD Bekasi dan RS Primaya. Sementara, 4 orang dinyatakan meninggal dunia.

Jumlah korban masih berpotensi meningkat karena proses evakuasi masih terus dilakukan hingga Selasa (28/4/2026) dini hari.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi