REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) memanfaatkan ajang GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 untuk menegaskan pendekatan mereka dalam mendukung sektor logistik nasional melalui konsep “Zero Down Time”. Konsep ini merupakan upaya Mitsubishi Fuso meminimalkan waktu henti operasional kendaraan niaga.
Dalam pameran yang berlangsung di JIExpo Kemayoran pada 8–11 April 2026, Mitsubishi Fuso menampilkan sejumlah kendaraan yang telah digunakan di berbagai sektor, mulai dari distribusi logistik, rantai pendingin (cold chain), hingga transportasi barang skala nasional. Kehadiran unit-unit tersebut merepresentasikan penggunaan aktual di lapangan, sekaligus menggambarkan tuntutan efisiensi yang semakin tinggi di industri angkutan barang.
Beberapa model yang ditampilkan antara lain Canter FE 74 dan FE 74 Long dengan karoseri box pendingin untuk distribusi produk bersuhu terkontrol, serta Fighter X FN61 FSL yang ditujukan bagi angkutan kelas menengah dengan kebutuhan daya angkut besar. Selain itu, terdapat Fighter X FM65F TH 4x2 yang berperan sebagai tractor head untuk distribusi logistik berat.
Mitsubishi Fuso juga menampilkan unit layanan Mobile Workshop Service berbasis Canter FE 71. Layanan ini memungkinkan perawatan dan perbaikan kendaraan dilakukan langsung di lokasi operasional konsumen, sebagai bagian dari upaya menekan waktu henti armada.
Di area luar ruang, perusahaan menghadirkan Canter Bus untuk kebutuhan mobilitas penumpang serta Fighter X Logistic Package yang dirancang untuk memudahkan pelaku usaha logistik dalam pengoperasian armada.
Selain kendaraan, Mitsubishi Fuso menekankan integrasi layanan purna jual dan digitalisasi. Salah satunya melalui sistem Runner Telematics yang digunakan untuk memantau kondisi kendaraan secara real-time, termasuk durasi perawatan di bengkel melalui fitur geofence.