Selasa 29 Sep 2026 20:15 WIB

Menkop Buka Suara Soal Penempatan 1.900 Manajer Kopdes di Luar Daerah

Ketersediaan gedung membatasi penempatan manajer dekat domisili.

Rep: Frederikus Dominggus Bata/ Red: Satria K Yudha
Sejumlah calon manajer Koperasi Merah Putih bersiap mengikuti upacara penutupan Diklat Bela Negara Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Sejumlah calon manajer Koperasi Merah Putih bersiap mengikuti upacara penutupan Diklat Bela Negara Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (31/7/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sekitar 1.900 manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) mendapat penempatan lintas provinsi untuk mengisi kekurangan tenaga pengelola di sejumlah daerah. Jumlah itu setara dengan sekitar 11 persen dari manajer yang ditempatkan pemerintah.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan, penempatan tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan sumber daya manusia di daerah. Pemerintah bersama PT Agrinas Pangan Nusantara akan mempertahankan status para manajer sembari menyiapkan penyesuaian lokasi tugas.

Baca Juga

"Pengertian penempatan lintas provinsi itu dimaksudkan semata-mata untuk mengisi kekurangan SDM di daerah-daerah yang perlu ada penempatan," kata Ferry dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Ia menegaskan para manajer yang ditempatkan di luar provinsi domisili tidak akan didiskualifikasi. Menurut Ferry, pemerintah akan mencari lokasi tugas yang lebih sesuai setelah gedung Kopdes Merah Putih tersedia. Sementara itu, para manajer tersebut tetap berstatus sebagai tenaga yang telah ditempatkan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sebelumnya mengatakan, jumlah manajer yang telah dilatih melampaui jumlah koperasi yang siap ditempati. Lebih dari 30 ribu manajer telah mengikuti pelatihan, sementara gedung Kopdes yang tersedia belum sebanyak jumlah tersebut.

Zulkifli meminta para manajer menerima penempatan awal agar status mereka tidak gugur. Ia mengatakan, pemerintah akan menyesuaikan lokasi tugas bagi mereka yang saat ini ditempatkan jauh dari domisili.

"Jadi setelah terima akan disesuaikan di mana domisilinya, di mana nanti koperasi yang terdekat dia akan ditempatkan di situ," ujar Zulkifli.

Pemerintah menargetkan penempatan manajer Kopdes rampung pada 1 Oktober 2026 dan akan mengevaluasinya secara bertahap mulai 7 Oktober 2026.

Berita Lainnya

Rekomendasi