REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Pertamina (Persero) memberikan diskon harga avtur sebesar 10 persen pada periode 14–29 Maret 2026 di 37 bandara yang dikelola Angkasa Pura. Kebijakan ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap program stimulus ekonomi pemerintah selama Ramadan dan Idul Fitri.
VP Aviation Fuel Business PT Pertamina (Persero), Yosef Iswadi, menyampaikan kebijakan tersebut merupakan hasil koordinasi lintas kementerian untuk menjaga kelancaran mobilitas udara sekaligus mendorong aktivitas ekonomi pada masa puncak perjalanan.
“Pertamina diminta mendukung stimulus ekonomi selama Ramadan dan Idul Fitri. Kami memberikan diskon harga avtur sebesar 10 persen pada periode 14–29 Maret di 37 bandara di seluruh Indonesia,” kata Yosef di Aviation Fuel Terminal (AFT) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Program diskon avtur ini melanjutkan kebijakan serupa pada periode Ramadan–Idul Fitri dan Natal–Tahun Baru sebelumnya. Pemerintah mendorong peran BUMN agar kebijakan tersebut dapat menjadi program rutin tahunan.
Yosef menjelaskan, pemberian diskon tidak memengaruhi kualitas layanan operasional di lapangan. Perusahaan tetap menjaga keandalan pengisian bahan bakar pesawat serta memastikan distribusi berjalan normal.
“Diskon 10 persen ini tidak mengurangi layanan kepada pelanggan, baik dari sisi operasional pengisian bahan bakar maupun ketahanan stok avtur secara nasional,” ujarnya.
Seiring kebijakan tersebut, Pertamina memperkirakan konsumsi avtur selama Ramadan dan Idul Fitri 2026 meningkat sekitar 3 persen dibandingkan periode normal. Kenaikan dipicu bertambahnya frekuensi penerbangan serta meningkatnya mobilitas masyarakat selama musim mudik.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, Pertamina mengaktifkan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) serta menyiapkan ketahanan stok avtur nasional pada level aman. Perusahaan juga memperkuat koordinasi dengan pengelola bandara guna mengantisipasi perubahan jam operasional hingga 24 jam di sejumlah lokasi.
Kesiapan operasional turut diperkuat di jaringan Aviation Fuel Terminal, termasuk AFT Halim Perdanakusuma yang menjadi salah satu terminal utama di wilayah Jawa Bagian Barat. Fasilitas ini melayani penerbangan komersial, operasi militer, hingga penerbangan VVIP.
Optimalisasi sarana, personel, dan sistem operasional di seluruh Aviation Fuel Terminal diharapkan menjaga kelancaran layanan energi penerbangan selama masa mudik. Pertamina menargetkan distribusi avtur tetap aman dan andal sepanjang periode Ramadan dan Idul Fitri.