Selasa 10 Feb 2026 20:14 WIB

Progres Jembatan Siak Capai 98 Persen, Tol Rengat–Pekanbaru Kian Terintegrasi

Jembatan kelima di Pekanbaru ini memperkuat konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera.

Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan jalan tol Pekanbaru - Dumai ditengah kabut asap kebakaran hutan dan lahan di daerah Minas Kabupaten Siak, Riau, Rabu (18/9/2019).
Foto: Antara/FB Anggoro
Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan jalan tol Pekanbaru - Dumai ditengah kabut asap kebakaran hutan dan lahan di daerah Minas Kabupaten Siak, Riau, Rabu (18/9/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU — PT Hutama Karya (Persero) atau HK segera merampungkan konstruksi Jembatan Siak pada proyek Tol Ruas Rengat–Pekanbaru yang telah memasuki tahap akhir penyelesaian dengan capaian 98 persen. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Mardiansyah mengatakan jembatan yang melintasi Sungai Siak tersebut berada di Seksi Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru pada ruas tol tersebut.

Jembatan dengan titik kilometer 193+560 itu menjadi jembatan kelima yang berada di Kota Pekanbaru. “Sungai Siak dikenal sebagai salah satu sungai terdalam di Indonesia dan selama ini menjadi pemisah alami antara sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. Kehadiran jembatan ini sekaligus memperkuat jaringan jalan tol sebagai jalur distribusi utama,” kata Mardiansyah dalam keterangan yang diterima di Pekanbaru, Selasa (10/6/2026).

Baca Juga

Jembatan Siak memiliki panjang total 214,5 meter dengan bentang utama sepanjang 97,5 meter. Infrastruktur tersebut dirancang untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas, mempercepat mobilitas masyarakat, serta mendukung efisiensi distribusi barang dan jasa di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya.

Dari sisi konstruksi, jembatan ini menggunakan struktur box girder dengan metode balanced cantilever menggunakan form traveller. Pekerjaan struktur utama telah diselesaikan dalam waktu sekitar enam bulan, mencerminkan efektivitas perencanaan dan pelaksanaan konstruksi di lapangan.

Lebih lanjut, Mardiansyah menjelaskan ruas Tol Pekanbaru–Rengat merupakan salah satu bagian Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Hingga Januari 2026, progres konstruksi ruas tol ini telah mencapai 71,07 persen dengan progres pengadaan lahan sebesar 83,52 persen.

Ruas Tol Rengat–Pekanbaru Seksi Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru nantinya akan terintegrasi dengan sejumlah ruas tol utama lainnya, antara lain Tol Pekanbaru–Rengat, Tol Pekanbaru–Dumai, serta Tol Pekanbaru–Bangkinang–XIII Koto Kampar yang juga merupakan bagian dari jaringan JTTS.

“Keberadaan Jembatan Siak berperan penting dalam memperkuat integrasi antarruas tol di Provinsi Riau dan mendukung kelancaran distribusi logistik. Kami berharap infrastruktur ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Mardiansyah menambahkan.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement