Senin 09 Feb 2026 15:56 WIB

Pemprov DKI Siapkan Kawasan Transit di Cawang dan Pasar Baru

Rencana detail pengembangan telah disusun.

Seniman pantomim dari komunitas Senadidi Mime menampilkan atraksi dalam acara Jakarta Innovation Days 2025 di kawasan Dukuh Atas, Jakarta, Selasa (21/10/2025). Dalam aksinya, mereka mengajak masyarakat urban untuk terbiasa menggunakan transportasi publik, menjaga kebersihan serta mengenalkan Dukuh Atas sebagai kawaaan Transit Oriented Development. Kegiatan Jakarta Innovation Days tersebut digelar selama 5 hari yang menghadirkan beragam kegiatan kolaborasi antar komunitas, pertunjukan musik hingga aneka bazar UMKM.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Seniman pantomim dari komunitas Senadidi Mime menampilkan atraksi dalam acara Jakarta Innovation Days 2025 di kawasan Dukuh Atas, Jakarta, Selasa (21/10/2025). Dalam aksinya, mereka mengajak masyarakat urban untuk terbiasa menggunakan transportasi publik, menjaga kebersihan serta mengenalkan Dukuh Atas sebagai kawaaan Transit Oriented Development. Kegiatan Jakarta Innovation Days tersebut digelar selama 5 hari yang menghadirkan beragam kegiatan kolaborasi antar komunitas, pertunjukan musik hingga aneka bazar UMKM.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD) di Cawang, Jakarta Timur, dan Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota Nirwono Joga mengatakan, Pemprov DKI telah menyiapkan rencana detail pengembangan kawasan transit di sejumlah titik. “Ada beberapa yang sedang dalam persiapan, seperti Cawang dan juga ada Pasar Baru,” kata Nirwono di Jakarta, Senin (9/2/2026).

Baca Juga

Selain Cawang dan Pasar Baru, pengembangan TOD juga difokuskan di Lebak Bulus, Fatmawati, Dukuh Atas, Bundaran HI, Harmoni, Kota Tua, dan Blok M. Kawasan tersebut diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus mendorong penggunaan transportasi publik.

Pemprov DKI juga berencana membuka trayek Transjakarta menuju Pasar Baru yang akan direvitalisasi secara besar-besaran. Revitalisasi mencakup penataan pedestrian, kemudahan parkir, dan peningkatan kenyamanan pengunjung untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi kawasan bersejarah itu.

Pengembangan kawasan transit MRT Jakarta saat ini tersebar di sembilan titik strategis sepanjang jalur fase 1. Kawasan tersebut mengintegrasikan hunian, area komersial, dan ruang pedestrian dengan akses langsung ke stasiun MRT.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement