REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD) di Cawang, Jakarta Timur, dan Pasar Baru, Jakarta Pusat.
Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota Nirwono Joga mengatakan, Pemprov DKI telah menyiapkan rencana detail pengembangan kawasan transit di sejumlah titik. “Ada beberapa yang sedang dalam persiapan, seperti Cawang dan juga ada Pasar Baru,” kata Nirwono di Jakarta, Senin (9/2/2026).
Selain Cawang dan Pasar Baru, pengembangan TOD juga difokuskan di Lebak Bulus, Fatmawati, Dukuh Atas, Bundaran HI, Harmoni, Kota Tua, dan Blok M. Kawasan tersebut diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus mendorong penggunaan transportasi publik.
Pemprov DKI juga berencana membuka trayek Transjakarta menuju Pasar Baru yang akan direvitalisasi secara besar-besaran. Revitalisasi mencakup penataan pedestrian, kemudahan parkir, dan peningkatan kenyamanan pengunjung untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi kawasan bersejarah itu.
Pengembangan kawasan transit MRT Jakarta saat ini tersebar di sembilan titik strategis sepanjang jalur fase 1. Kawasan tersebut mengintegrasikan hunian, area komersial, dan ruang pedestrian dengan akses langsung ke stasiun MRT.