REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank) menjalin kerja sama dengan PT MRT Jakarta (Perseroda) untuk mengintegrasikan layanan embedded banking ke dalam ekosistem digital MRT Jakarta. Kolaborasi ini mencakup penerapan Amar Bank sebagai salah satu payment channel pada sistem pembayaran MRT Jakarta, termasuk melalui aplikasi MyMRTJ.
Melalui integrasi tersebut, kapabilitas embedded banking Amar Bank akan ditanamkan pada kanal digital MRT Jakarta sesuai kebutuhan layanan. Pendekatan ini memungkinkan fungsi transaksi dan layanan keuangan digital terhubung langsung dengan aktivitas mobilitas perkotaan pengguna.
Direktur Utama Amar Bank Vishal Tulsian mengatakan, embedded banking berfungsi sebagai infrastruktur perbankan yang dapat diadopsi lintas ekosistem. “Bagi Amar Bank, layanan embedded banking adalah fondasi untuk membangun infrastruktur layanan keuangan yang bisa diadopsi lintas ekosistem,” ujar Vishal Tulsian dalam siaran pers, Kamis (22/1/2026).
Ia menilai transformasi digital layanan publik memerlukan integrasi sistem keuangan yang dapat berjalan di dalam aktivitas sehari-hari masyarakat.
“Transformasi digital layanan publik tidak cukup hanya menambah opsi pembayaran. Yang dibutuhkan adalah infrastruktur perbankan yang bisa ‘hidup’ di dalam ekosistem sehari-hari,” kata Vishal.
Plh Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda) Weni Maulina mengatakan pengembangan pembayaran digital dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan sistem.
“Pengembangan layanan pembayaran digital dilakukan secara bertahap untuk memastikan kemudahan bagi pelanggan dalam mengakses layanan MRT Jakarta, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan, kepatuhan, dan tata kelola sesuai dengan kesiapan sistem dan kebutuhan layanan,” ujar Weni.
Implementasi kerja sama ini dilakukan secara bertahap dengan mengacu pada standar keamanan, kepatuhan, dan tata kelola yang berlaku. Informasi terkait cakupan layanan dan mekanisme penggunaan akan disampaikan melalui kanal resmi masing-masing pihak.