Rabu 31 Dec 2025 17:32 WIB

Penyaluran KUR BRI Tembus Rp 163,38 Triliun hingga November 2025

Mayoritas pembiayaan mengalir ke sektor produksi untuk memperkuat ekonomi riil.

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Friska Yolandha
AgenBRILink di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) telah membuka akses layanan perbankan dan menciptakan geliat perekonomian yang produktif bagi masyarakat di Desa Bumisari.
Foto: BRI
AgenBRILink di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) telah membuka akses layanan perbankan dan menciptakan geliat perekonomian yang produktif bagi masyarakat di Desa Bumisari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencapai Rp 163,38 triliun hingga November 2025. Mayoritas pembiayaan tersebut mengalir ke sektor produksi dan menopang penguatan ekonomi riil.

Sepanjang Januari–November 2025, BRI mencatat penyaluran KUR sebesar Rp 163,38 triliun kepada 3,5 juta debitur atau setara 92,3 persen dari total alokasi tahun berjalan. Dari total tersebut, sektor produksi mendominasi dengan porsi 64,6 persen, mencerminkan fokus pembiayaan pada kegiatan usaha bernilai tambah.

Baca Juga

Sektor pertanian menjadi penerima pembiayaan terbesar dengan nilai mencapai Rp 73,73 triliun. Penyaluran ini menunjukkan keberpihakan BRI terhadap penguatan sektor riil yang berperan penting dalam menjaga ketahanan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.

Di tengah penyaluran KUR yang agresif, kinerja keuangan BRI tetap solid. Hingga kuartal III 2025, perseroan membukukan laba sebesar Rp 41,2 triliun, dengan total aset tumbuh 8,2 persen secara tahunan menjadi Rp 2.123,4 triliun.

Dari sisi intermediasi, dana pihak ketiga meningkat 8,2 persen menjadi Rp 1.474,8 triliun, sementara kredit tumbuh 6,3 persen menjadi Rp 1.438,1 triliun. Permodalan BRI tetap kuat dengan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) sebesar 25,4 persen. Likuiditas juga terjaga dengan loan to deposit ratio (LDR) sebesar 86,5 persen.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan pembiayaan inklusif tetap menjadi bagian dari strategi pertumbuhan berkelanjutan perseroan. “Di tengah dinamika perekonomian global yang penuh tantangan, BRI menatap 2026 dengan optimistis,” ujar Hery dalam keterangan tertulis, Rabu (31/12/2025).

Selain KUR, BRI juga memperluas akses keuangan melalui jaringan BRILink Agen yang telah mencapai 1,2 juta agen dan menjangkau lebih dari 80 persen desa di Indonesia. Sepanjang 2025, jaringan tersebut memfasilitasi lebih dari 1 miliar transaksi dengan volume mencapai Rp 1.592 triliun.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement