REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut, peresmian proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Refinery Unit (RU) V Balikpapan, Kalimantan Timur, masih menunggu jadwal Presiden Prabowo Subianto. Bahlil ingin proyek itu diresmikan RI 1.
"Kita harus menyesuaikan dengan jadwal Bapak Presiden. Kita ingin Bapak Presiden yang akan meresmikan," ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (16/12/2025) petang WIB.
Bahlil menyampaikan, pada prinsipnya seluruh aspek operasional, teknis, dan keselamatan kilang telah berjalan sesuai standar. Menurut dia, mundurnya peresmian RDMP Balikpapan hanyalah masalah teknis.
Bahlil pun berharap, pengoperasian RDMP secara resmi dapat dilaksanakan bulan ini. "Kita tunggu saja, persoalannya cuma persoalan teknis bukan lain-lain. Kita tunggu saja dan insya Allah bulan-bulan ini kita usahakan bisa selesai," ujarnya.
Peresmian RDMP Balikpapan merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan dan swasembada energi nasional. Proyek itu merupakan komitmen pemerintah melalui PT Pertamina untuk mencukupi kebutuhan energi dalam negeri.