Ahad 31 Aug 2025 11:01 WIB

Sampit Trade Expo Putar Uang Rp5 Miliar

Transaksi ekonomi yang signifikan seperti di Sampit Trade Expo tumbuhkan ekonomi.

Ilustrasi sebuah expo yang memutar ekonomi daerah.
Foto: Republika/Prayogi
Ilustrasi sebuah expo yang memutar ekonomi daerah.

REPUBLIKA.CO.ID, KOTAWARINGIN TIMUR -- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mencatat perputaran uang di ajang Sampit Trade Expo 2025 yang berlangsung 23-30 Agustus mencapai Rp5 miliar lebih.

“Perputaran uang pada Sampit Trade Expo kali ini terbilang cukup tinggi, sekitar Rp5 miliar. Saya berharap Sampit Trade Expo ini dapat menjadi langkah awal meningkatkan perekonomian daerah kita,” kata Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati di Sampit, Sabtu malam.

Baca Juga

Sampit Trade Expo 2025 yang digelar Pemkab Kotim melalui Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kotim berlangsung selama sepekan, yakni 23-30 Agustus 2025. Acara yang digelar di area Stadion 29 November Sampit ini berlangsung dengan aman dan tertib dari awal hingga akhir.

Berbagai inovasi, kreativitas, serta karya anak bangsa telah disaksikan bersama selama ajang pameran ini diadakan. Dengan dukungan dari seluruh pihak, pihaknya berkomitmen terus mengembangkan perekonomian di Kotawaringin Timur.

“Saya berharap hasil dari kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini saja, tetapi dapat berlanjut menjadi semangat baru untuk meningkatkan kualitas produk lokal, memperluas pemasaran, dan memperkuat daya saing daerah kita baik di tingkat nasional maupun internasional,” lanjutnya.

Pelaksana tugas (Plt) DKUKMPP Kotawaringin Timur Johny Tangkere menyampaikan, selama beberapa hari terakhir terlihat semangat dan geliat perekonomian lokal melalui partisipasi para pelaku usaha, UMKM, dan mitra dagang dari berbagai daerah.

“Ekspo ini bukan hanya jadi ajang promosi produk unggulan, tetapi juga ruang kolaborasi,inovasi dan pertukaran ide pelaku ekonomi,” sebutnya.

Ia juga menyampaikan adanya peningkatan jumlah peserta dan pengunjung ekspo tahun ini, transaksi ekonomi yang signifikan, serta menciptakan peluang kerjasama yang strategis, baik skala lokal maupun nasional.

Hal ini menjadi bukti nyata potensi Kotawaringin Timur di mata para pelaku bisnis, mulai dari realisasi perputaran ekonomi yang meliputi perputaran uang sekitar Rp5 miliar, jumlah pengunjung setiap harinya sekitar 5.000 orang, sehingga total kurang lebih 40.000 kunjungan selama Sampit Trade Expo.

Berikutnya, pendapatan daerah dari sewa lahan kegiatan, retribusi parkir, sewa tenda bazar, sewa daya listrik, dan lainnya sebesar Rp65 juta, operasi pasar murah juga dilaksanakan bersama Bulog dan Dinas Pertanian.

“Untuk beras SPHP seharga Rp60.000 per kemasan 5 kg yang terjual sebanyak 200 sak, dan minyak goreng Minyakita seharga Rp15.000 per kemasan 1 liter terjual sebanyak 815 bungkus,” bebernya.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement