Selasa 11 Jun 2024 15:49 WIB

Pemegang Saham GoTo Setuju Buyback Senilai Rp 3,2 Triliun

Menurut Patrick Walujo, seluruh agenda dalam RUPST dan RUPSLB telah disetujui.

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Erik Purnama Putra
Direktur Utama Grup GoTo, Patrick Walujo.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Direktur Utama Grup GoTo, Patrick Walujo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Emiten PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) telah mengantongi persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa untuk menggelar pembelian kembali saham alias buyback senilai Rp 3,2 triliun. Direktur Utama (Dirut) GoTo Patrick Walujo mengatakan, seluruh agenda dalam RUPST dan RUPSLB telah disetujui.

"GoTo telah mencatatkan kemajuan sangat pesat dalam satu tahun terakhir dan berada pada posisi yang semakin kuat untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang yang bernilai bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Patrick di Jakarta, Selasa (11/6/2024).

Baca: Kuartal Pertama 2024, Kerugian GOTO Membaik Sebesar 89 Persen

Sehubungan dengan pengawasan dan pengurusan Perseroan, kata Patrick, para pemegang saham juga telah memutuskan sejumlah perubahan dalam susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan. Termasuk, kata dia, dikarenakan adanya masa jabatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang berakhir dan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisaris yaitu Co-Founder GoTo Andre Soelistyo.

Selain itu, melalui RUPSLB, pemegang saham independen Perseroan juga telah menyetujui penunjukkan Patrick Sugito Walujo selaku dirut Perseroan menjadi pihak yang dapat memiliki saham Seri B Perseroan.

Baca: RUPS 2024, PT Vale Putuskan tidak Bagi Dividen

"Kami mengucapkan terima kasih kepada para pemegang saham atas dukungan dan persetujuannya terhadap seluruh agenda yang diajukan pada RUPST dan RUPSLB ini, termasuk di antaranya rencana pembelian kembali saham dan perubahan struktur Dewan Komisaris dan Direksi," ujar Patrick.

Sementara Komisaris Utama GoTo Agus DW Martowardojo mengatakan, sepanjang 2023, perusahaan telah berhasil menjalankan transformasi yang signifikan dalam menyiapkan landasan kuat untuk pertumbuhan bisnis yang berjangka panjang, berkelanjutan, dan profitable.

Upaya tersebut menghasilkan kinerja pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkualitas, disertai dengan pengendalian biaya yang disiplin. Sehingga GoTo berhasil mencapai EBITDA yang disesuaikan positif di kuartal empat 2023, melampaui target Perseroan.

"Saya juga sangat menyambut baik kinerja prima unit bisnis On-Demand Services (ODS) yang telah berhasil menjaga EBITDA yang disesuaikan secara positif di sepanjang tahun 2023, sebelum alokasi biaya korporasi," ujarnya.

Berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi GoTO:

DEWAN KOMISARIS

Komisaris Utama: Agus DW Martowardojo

Komisaris: Garibaldi Thohir

Komisaris: Winato Kartono

Komisaris: Wishnutama Kusubandio

Komisaris Independen: Dirk Van den Berghe

Komisaris Independen: Marjorie Lao

Komisaris Independen: John A Prasetio

DIREKSI

Direktur Utama: Sugito Walujo

Wakil Direktur Utama: Thomas Kristian Husted

Direktur: Wei-Jye Jacky Lo

Direktur: Catherine Hindra Sutjahyo

Direktur: Hans Patuwo

Direktur: Nila Marita

Direktur: Pablo Malay

Seberapa tertarik Kamu untuk membeli mobil listrik?

Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
وَلْيَسْتَعْفِفِ الَّذِيْنَ لَا يَجِدُوْنَ نِكَاحًا حَتّٰى يُغْنِيَهُمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖ ۗوَالَّذِيْنَ يَبْتَغُوْنَ الْكِتٰبَ مِمَّا مَلَكَتْ اَيْمَانُكُمْ فَكَاتِبُوْهُمْ اِنْ عَلِمْتُمْ فِيْهِمْ خَيْرًا وَّاٰتُوْهُمْ مِّنْ مَّالِ اللّٰهِ الَّذِيْٓ اٰتٰىكُمْ ۗوَلَا تُكْرِهُوْا فَتَيٰتِكُمْ عَلَى الْبِغَاۤءِ اِنْ اَرَدْنَ تَحَصُّنًا لِّتَبْتَغُوْا عَرَضَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ۗوَمَنْ يُّكْرِهْهُّنَّ فَاِنَّ اللّٰهَ مِنْۢ بَعْدِ اِكْرَاهِهِنَّ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Dan orang-orang yang tidak mampu menikah hendaklah menjaga kesucian (diri)nya, sampai Allah memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan jika hamba sahaya yang kamu miliki menginginkan perjanjian (kebebasan), hendaklah kamu buat perjanjian kepada mereka, jika kamu mengetahui ada kebaikan pada mereka, dan berikanlah kepada mereka sebagian dari harta Allah yang dikaruniakan-Nya kepadamu. Dan janganlah kamu paksa hamba sahaya perempuanmu untuk melakukan pelacuran, sedang mereka sendiri menginginkan kesucian, karena kamu hendak mencari keuntungan kehidupan duniawi. Barangsiapa memaksa mereka, maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang (kepada mereka) setelah mereka dipaksa.

(QS. An-Nur ayat 33)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement