Sabtu 13 Apr 2024 07:33 WIB

ASDP Imbau Pemudik Segera Pesan Tiket Hindari Kehabisan Kuota

Tiket ferry tidak akan hangus selama pengguna jasa tiba di pelabuhan dalam 24 jam.

Antrean kendaraan yang akan memasuki kapal ferry di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Ahad (7/4/2024). H-3 Lebaran 2024 Pelabuhan Merak masih ramai dari pemudik mobil yang menanti sejak dini hari untuk menaiki kapal Ferry yang akan mengantarkannya ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Meskipun tiket keberangkatan di Pelabuhan Merak sudah habis terjual para pemudik mobil tetap dapat melakukan keberangkatan yang dialihkan melalui Pelabuhan Ciwandan.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Antrean kendaraan yang akan memasuki kapal ferry di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Ahad (7/4/2024). H-3 Lebaran 2024 Pelabuhan Merak masih ramai dari pemudik mobil yang menanti sejak dini hari untuk menaiki kapal Ferry yang akan mengantarkannya ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Meskipun tiket keberangkatan di Pelabuhan Merak sudah habis terjual para pemudik mobil tetap dapat melakukan keberangkatan yang dialihkan melalui Pelabuhan Ciwandan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTEN -- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau para pemudik yang akan menyeberang ke Pulau Jawa agar segera melakukan pemesanan tiket arus balik dari jauh-jauh hari untuk menghindari kehabisan kuota.

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin, di Jakarta, Jumat (12/4/2024), mengimbau kepada pengguna jasa untuk membeli tiket dari jauh hari secara online atau melalui mitra resmi ASDP.

Baca Juga

Para pengguna jasa juga harus memastikan telah mengisi identitas penumpang, serta kendaraan secara lengkap dan benar saat melakukan reservasi tiket online supaya hak asuransi tercatat dengan baik.

"Pemudik agar mempersiapkan perjalanan dengan matang, membeli tiket via online Ferizy atau mitra resmi sejak jauh-jauh hari agar tidak kehabisan kuota. Pastikan sudah bertiket sebelum Anda berangkat, dan datang ke pelabuhan sesuai dengan jadwal keberangkatan yang tertera di tiket," katanya.

Selain itu, ASDP juga telah menerapkan kebijakan khusus bagi pengguna jasa, khususnya di lintasan penyeberangan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk, yakni berupa peniadaan tiket kedaluwarsa.

Peniadaan tersebut diberikan untuk kendaraan penumpang golongan II dan IVA sampai dengan 24 jam, sejak waktu masuk pelabuhan yang berlaku khusus saat periode arus balik Lebaran 2024 pada 11-21 April.e Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi ketidaknyamanan pemudik seperti saat periode arus mudik kemarin.

"Pengguna jasa tidak perlu khawatir jika mengalami kemacetan saat menuju pelabuhan, karena tiket ferry tidak akan hangus selama pengguna jasa tiba di pelabuhan dalam 24 jam dari waktu check in yang tertera di tiket. Karena itu, kami minta agar pemudik yang akan kembali, segera beli tiket dari sekarang," katanya.

Sementara itu, pantauan arus balik pada H+3 Lebaran melalui Gerbang Tol Merak-Tangerang terpantau mulai di lalui oleh kendaraan pemudik yang melintas dari arah Pelabuhan Merak melalui jalur Cikuasa Atas, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon. Dan situasi di Gerbang Tol Merak-Tangerang terpantau berjalan dengan normal dan lancar.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement