Selasa 09 Apr 2024 14:11 WIB

Tiket Menyeberang Merak Sudah Habis, DPR Peringatkan Jangan Sampai Ada Calo

Tiket feri ekspres dan reguler untuk semua golongan kendaraan sudah habis.

Antrean kendaraan yang akan memasuki kapal ferry di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Ahad (7/4/2024). H-3 Lebaran 2024 Pelabuhan Merak masih ramai dari pemudik mobil yang menanti sejak dini hari untuk menaiki kapal Ferry yang akan mengantarkannya ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Meskipun tiket keberangkatan di Pelabuhan Merak sudah habis terjual para pemudik mobil tetap dapat melakukan keberangkatan yang dialihkan melalui Pelabuhan Ciwandan.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Antrean kendaraan yang akan memasuki kapal ferry di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Ahad (7/4/2024). H-3 Lebaran 2024 Pelabuhan Merak masih ramai dari pemudik mobil yang menanti sejak dini hari untuk menaiki kapal Ferry yang akan mengantarkannya ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Meskipun tiket keberangkatan di Pelabuhan Merak sudah habis terjual para pemudik mobil tetap dapat melakukan keberangkatan yang dialihkan melalui Pelabuhan Ciwandan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Hanna Gayatri berharap tak ada lagi calo tiket yang beraksi di pelabuhan saat mudik Lebaran kali ini, seiring dengan berbagai kondisi pelabuhan di Indonesia yang sudah jauh lebih baik, salah satunya Pelabuhan Merak, Banten.

Sebab, ia menyebutkan tiket feri ekspres dan reguler Pelabuhan Merak-Bakauheni untuk semua golongan kendaraan telah habis dipesan sampai dengan Senin (8/4/2024) atau H-2 Lebaran.

Baca Juga

“Harapan saya jangan sampai berdesak-desakan dan yang paling penting jangan sampai ada calo. Diam-diam kan penjualan tiket secara ilegal kadang ada saja,” ujar Hanna dalam Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI di Tangerang, Banten, Jumat (5/4), seperti dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Selasa (9/4/2024).

Ia mengungkapkan Tim Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI melakukan pemantauan persiapan pelaksanaan mudik Lebaran 2024 di Provinsi Banten untuk moda transportasi darat, laut dan udara.

Kunjungan diawali dengan menyambangi Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area KM 43 ruas tol Tangerang-Merak, di mana merupakan salah satu zona penyangga yang digunakan untuk menahan laju kendaraan sebelum menuju ke Pelabuhan Merak dan mengurangi kepadatan di sekitar pelabuhan.

Hanna melanjutkan, titik pemantauan selanjutnya, yakni Mal Sosoro yang langsung terhubung dengan pelabuhan Merak, di mana Tim Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI juga menyempatkan melakukan pengecekan langsung pada kapal milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang sedang bersandar.

Dia mengaku tak menyangka bahwa berbagai TIP, kapal, hingga Mal Sosoro tertata rapi, bersih, dan bagus, termasuk toilet, kamar, dan sebagainya.

"Rapi sekali. Saya cuma berpikir kalau saya pulang kampung saya mau naik sampai ke atas. Ada tempat jajan, lengkap semuanya,” tuturnya.

Maka dari itu, dirinya meminta agar kondisi saat ini dapat terus diperbaiki agar tak kembali seperti kondisi masa lalu. Apalagi, Hanna mengatakan telah menggunakan penyeberangan Merak-Bakauheni sejak puluhan tahun dengan menggunakan kendaraan pribadi lantaran merupakan penghubung pada tanah kelahirannya.

“Zaman dulu saya lihat bukan main sembrono-nya, berdesak-desakan. Harapan saya untuk selanjutnya tetap rapi seperti sekarang karena pelabuhan ini bagi saya adalah tempat saya menuju tanah kelahiran saya di Palembang,” ucap Hanna menambahkan.

Setelah rampung meninjau langsung Pelabuhan Merak dan kapal milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Tim Kunjungan Kerja Komisi V melanjutkan kegiatan dengan pemantauan penanganan mudik Lebaran 2024 di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement