Ahad 07 Apr 2024 08:46 WIB

Pembukaan Rute Baru Maskapai Tingkatkan Ekonomi-Pariwisata Sulut

Bandara Sam Ratulangi komitmen jadi mitra pemerintah Sulawesi Utara buka rute baru.

Perahu wisata berlabuh di pesisir obyek wisata alam Bukit Larata di Desa Kinunang, Likupang Timur, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Jumat (15/9/2023). Obyek wisata yang dikelola oleh masyarakat melalui Badan Usaha milik Desa (BUMDES) itu diharapkan dapat membawa pemasukan bagi desa seiring dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang seluas 197,4 hektar yang mencakup tiga desa.
Foto: Antara/Adwit B Pramono
Perahu wisata berlabuh di pesisir obyek wisata alam Bukit Larata di Desa Kinunang, Likupang Timur, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Jumat (15/9/2023). Obyek wisata yang dikelola oleh masyarakat melalui Badan Usaha milik Desa (BUMDES) itu diharapkan dapat membawa pemasukan bagi desa seiring dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang seluas 197,4 hektar yang mencakup tiga desa.

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO -- Pemerintah mengharapkan pembukaan rute baru maskapai akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan penerbangan rute baru dari Maskapai TransNusa ini adalah sebuah capaian yang patut diapresiasi, karena memberikan lebih banyak pilihan perjalanan bagi pengguna transportasi udara.

Baca Juga

"Hal ini memperkuat konektivitas setiap destinasi serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Sulut," kata Olly, di Manado, Sabtu (6/4/2024).

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Maya Damayanti menjelaskan Bandara Sam Ratulangi berkomitmen menjadi mitra pemerintah Sulawesi Utara dalam pembukaan rute-rute baru dalam mendukung konektivitas kawasan Indonesia Timur.

“Harapan kami dengan dibukanya penerbangan baru dengan tujuan ke kawasan Indonesia Timur tentunya akan membawa angin segar terhadap dunia penerbangan di Indonesia, khususnya di wilayah Indonesia Timur," katanya.

Diharapkan dapat mendukung dan memperkuat konektivitas antar wilayah di Indonesia Timur untuk kemajuan perekonomian di wilayah Indonesia Timur, khususnya dan negara Indonesia kedepannya.

Maskapai Transnusa sendiri terbang dari Manado ke Ambon, Manado ke Sorong dan Timika daily atau setiap hari dan Manado ke Denpasar tiga kali dalam seminggu. Kepala Otoritas Bandara Wil VIII Ambar Suryoko mengatakan bahwa hadirnya TransNusa di Manado tentunya menambah konektivitas transportasi udara di wilayah timur.

Dengan adanya Manado-Ambon tentunya akan membuat efektivitas dan efisien terhadap waktu serta biaya. Sebelumnya untuk tujuan ke Ambon harus melewati Ternate atau Makassar, tapi saat ini membuat jarak tempuh lebih efisien.

Selain itu juga TransNusa membuka rute Manado Denpasar, yang sebelumnya ke Denpasar harus transit ke Makassar, hal ini tentunya merupakan langkah yang baik membuka pariwisata Denpasar dan Manado. 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement