Selasa 02 Apr 2024 18:31 WIB

Dikepung Sentimen Negatif, IHSG Berhasil Berbalik Menguat

IHSG ditutup menguat 31,91 poin atau 0,44 persen ke posisi 7.236,97.

Pekerja berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Foto: Republika/Prayogi
Pekerja berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (2/4/2024) sore ditutup menguat dipimpin oleh saham- saham sektor barang baku (basic materials).

IHSG ditutup menguat 31,91 poin atau 0,44 persen ke posisi 7.236,97. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,70 poin atau 0,07 persen ke posisi 968,36.

Baca Juga

“Dari dalam negeri, pasar masih terbebani seputar sengketa pemilihan presiden (pilpres) di Mahkamah Konstitusi (MK), dikabarkan MK akan memanggil empat menteri dari kabinet Presiden Joko Widodo sebagai saksi dalam sidang sengketa Pilpres 2024," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Selasa (2/4/2024).

Pelaku pasar berharap empat menteri tersebut datang dan memberikan keterangan, karena kedatangan mereka sebagai saksi akan sangat membantu dalam proses sengketa Pilpres tersebut.

 

Dari mancanegara, bursa regional Asia bergerak menguat, pasar tampaknya memiliki pandangan berdasarkan rilis data dari Institute for Supply Management (ISM) yang melaporkan PMI manufaktur Amerika Serikat (AS) meningkat menjadi 50,3 pada Maret 2024, angka tertinggi dan pertama di atas 50 sejak September 2022, dari 47,8 pada Februari 2024.

Hal tersebut menunjukkan sektor manufaktur tampaknya telah membaik, sehingga memberikan spekulasi akan pemangkasan suku bunga acuan The Fed.

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG bergerak ke zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor meningkat dipimpin sektor barang baku sebesar 1,60 persen, diikuti sektor energi dan sektor transportasi & logistik yang masing-masing naik sebesar 1,59 persen dan 1,45 persen. Sedangkan satu sektor terkoreksi yaitu sektor keuangan yang minus 0,18 persen dan 1,56 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu KICI, FWCT, IOTF, GPSO dan TINS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni AREA, ISAP, BMBL, SLIS, dan KJEN.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.052.232 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,18 miliar lembar saham senilai Rp12,95 triliun. Sebanyak 284 saham naik, 300 saham menurun, dan 201 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei menguat 35,79 poin atau 0,09 persen ke 39.838,89, indeks Hang Seng menguat 390,09 poin atau 2,36 persen ke 16.931,51, indeks Shanghai melemah 2,41 poin atau 0,08 persen ke 3.074,95, dan indeks Strait Times menguat 12,83 poin atau 0,40 persen ke 3.247,71.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement