Senin 18 Mar 2024 10:57 WIB

Cek Harga Pasar, Mendag Dapati Telur dan Daging Ayam Masih Tinggi

Beras, cabai, bawang, hingga jagung disebut sudah mulai turun harganya.

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Lida Puspaningtyas
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melakukan pengecekan harga bahan pokok di Pasar Anyar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (18/3/2024).
Foto: Republika/Fauziah Mursid
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melakukan pengecekan harga bahan pokok di Pasar Anyar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (18/3/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melakukan pengecekan harga bahan pokok di Pasa Anyar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (18/3/2024). Dalam pemantauannya, Zulkifli mendapat sejumlah bahan pokok yang cukup tinggi diantaranya daging ayam dan telur  masing-masing Rp 41 ribu dan Rp 32 ribu per kilogram.

"Ayam masih 41 (ribu) ama telur yang masih stabil tinggi ya," ujar Zulkifli dalam keterangannya.

Baca Juga

Tingginya harga daging ayam dan telur ini kata Zulkifli, dikarenakan harga pakan yang tinggi yakni jagung. Kendati demikian, Zulkifli optimistis harga daging dan telur akan turun menyusul harga jagung yang mulai turun dari sebelumnya Rp 8.000 menjadi sekitar Rp4.200-5.200.

"Jagung sudah mulai turun ya, ada beberapa petani ngeluh kemarin Rp 8 ribu sekarang sudah Rp 4.200-5.200 tetapi pakannya sudah turun tapi ayam telur belum turun. Telur ayam kemaren itu gemukinnya pakai yang Rp 8 ribu. Jagung yang Rp 8 ribu jadi belum turun," ujarnya.

Namun demikian, Zulkifli mendapati harga bahan pokok lainnya yang sudah turun seperti beras, cabai, bawang, hingga jagung sudah mulai turun. Untuk harga beras premium lokal kini di angka Rp 16 ribu per kilogram, cabai merah di angka Rp60 ribu dari sebelumnya mencapai Rp100 ribu.

"Cabai hari Jumat lalu kan Rp 100 ribu baru tiga hari Rp 100 ribu tapi td kita liat Rp 60 ribu harga cabai jadi sudah hampir normal. Karena kalau lebih murah dari Rp 60 ribu apalagi Rp 30 ribu itu tutup nanti petaninya bangkrut. Jadi kalau 60 masih ada cuan ya masih ada untung," ujarnya.

Zulhas pun optimistis harga bahan pokok perlahan mulai menurun, khususnya beras. Hal ini menyusul panen raya di sejumlah daerah.

"Beras sudah mulai turun, daging harganya stabil, bawang harganya turun. Tetapi yang saya gembira beras turunnya sudah banyak, hampir Rp 1.000 per kilogram jadi Rp 17 ribu jadi Rp 15 ribu ada yang Rp 2 ribu satu kilo. Mudah-mudahan akhir bulan sampai bulan depan akan ada panen raya, sehingga kembali akan normal harga beras lokal," ujar Zulkifli.

Sementara itu, berdasarkan panel harga di Badan Pangan Nasional per Senin (18/3/2024) Harga beras premium di angka Rp 16.480, kemudian beras medium Rp 13.960, bawang merah Rp 35.720, bawang putih bonggol Rp 41.820, cabai merah keriting Rp 55.820, cabai rawit merah Rp 55.850, daging sapi murni Rp 134.370, daging ayam ras Rp 39.500, dan telur ayam Rp 33.220.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement