Jumat 23 Feb 2024 23:07 WIB

Perusahaan Konstruksi Terbesar di Asia Tengah Jajaki Minat Investasi di IKN

BI Group merupakan perusahaan konstruksi multinasional swasta asal Kazakhstan.

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Ahmad Fikri Noor
Suasana pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (7/12/2023).
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Suasana pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (7/12/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan konstruksi terbesar di Asia Tengah dari Kazakhstan, BI Group menjajaki minat investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). BI Group merupakan perusahaan konstruksi multinasional swasta asal Kazakhstan yang telah banyak dipercaya membangun proyek-proyek besar di Asia Tengah.

“Ini adalah kunjungan kedua delegasi bisnis dari Kazakhstan. Kali ini kami (KBRI Kazakhstan) membawa perusahaan konstruksi terbesar Asia Tengah yang berasal dari Kazakhstan yaitu BI Group,” kata Duta Besar Indonesia untuk Kazakhstan dan Tajikistan, Fadjroel Rachman, dikutip dari siaran pers OIKN, Jumat (23/2/2024).

Baca Juga

BI Group dikenal sebagai perusahaan utama yang membangun Ibu Kota Astana, ibu kota baru milik Kazakhstan yang dibangun pada 1997 dan menjadi ibu kota modern di Kazakhstan.

“Sejak awal memang tujuan kami (KBRI Kazakhstan) membawa BI Group adalah untuk meningkatkan minat mereka dalam berinvestasi di Nusantara. Dengan pengalaman mereka dalam membangun ibu kota baru serta level perusahaan multinasional, kami harap akan ada perkembangan positif setelah kunjungan ini,” jelas Fadjroel.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono menyebut intensitas kunjungan para investor, termasuk BI Group, menunjukkan besarnya minat investor terutama dari perusahaan swasta luar negeri.

"Kunjungan delegasi investor dari Kazakhstan ini adalah yang kedua kalinya dihadirkan oleh Dubes M Fadjroel Rachman ke IKN. Dalam minggu ini, juga ada dua kali kunjungan potensial investor ke IKN. Semoga ini adalah indikasi makin besarnya minat investor ke IKN setelah berlangsungnya Pemilu yang damai dan membawa kestabilan, sebagai prasyarat investasi," kata Agung.

Sementara itu, Direktur Global Business Development BI Group, Metin Palik mengapresiasi keseriusan dan kesiapan pembangunan yang dilakukan di wilayah IKN.

“BI Group telah banyak melakukan pekerjaan konstruksi dalam kuantitas besar dan bahkan untuk pembangunan satu kota besar (Astana). Dengan penjelasan serta pemaparan proyek IKN yang kami terima hari ini, semoga akan ada kabar baik ketika kami membawa informasi ini kembali ke Kazakhstan,” Ujar Palik.

Sebelumnya, Otorita IKN juga memiliki Memorandum of Understanding dengan perusahaan Kazakhstan lainnya yaitu Sergek Projects yang bergerak di bidang teknologi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement