Kamis 22 Feb 2024 20:28 WIB

Erick Ungkap Prestasi Pelabuhan RI Tembus 20 Terbaik Dunia

BUMN melalui Pelindo terus menata 122 pelabuhan yang ada di Indonesia

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan pelabuhan Makassar New Port di Sulawesi Selatan, Kamis (22/2/2024). Dalam peresmian ini, ia didampingi Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Joko Widodo menyatakan keberadaan MNP tersebut bisa mendukung konektivitas pelabuhan di Kawasan Timur Indonesia (KTI) sehingga mampu menekan biaya logistik dan menurunkan masa tunggu kapal di pelabuhan. 
Foto: Dok. Kris - Biro Pers
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan pelabuhan Makassar New Port di Sulawesi Selatan, Kamis (22/2/2024). Dalam peresmian ini, ia didampingi Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Joko Widodo menyatakan keberadaan MNP tersebut bisa mendukung konektivitas pelabuhan di Kawasan Timur Indonesia (KTI) sehingga mampu menekan biaya logistik dan menurunkan masa tunggu kapal di pelabuhan. 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan Indonesia masuk dalam 20 pelabuhan terbaik dunia atau menjadi satu-satunya dari negara Asia Tenggara. Hal ini disampaikan Erick saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Makassar New Port (MNP), Sulawesi Selatan, Kamis (22/2/2024).

"Tentu kami tidak berpuas diri, kita sudah menekan hari ini dari rata-rata 38 jam sekarang sudah bisa menjadi 22 jam. Artinya ini percepatan yang luar biasa," ujar Erick. 

Erick menyampaikan BUMN melalui PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo)  juga terus menata 122 pelabuhan yang ada di Indonesia. Mantan Presiden Inter Milan itu memastikan adanya sistem monitoring sistem MNP mampu meninjau pelabuhan-pelabuhan yang ada di Indonesia timur dan juga terintegrasi dengan Jakarta.

"Kita punya tiga pelabuhan internasional yang memang kita dorong bersama Kementerian Perhubungan dan juga Kementerian PUPR untuk mengintegrasikan infrastruktur sekitarnya menjadi sangat penting," ucap Erick. 

Erick ingin memastikan MNP ini menjadi gerbang untuk dunia di kawasan Indonesia Timur yang saat ini profitnya mencapai Rp 3,9 triliun dan investasi proyek strategis nasional ini dilakukan secara mandiri dari Pelindo sendiri senilai Rp 5,4 triliun. 

"Dan, terus akan bertahap sampai Rp 10 triliun," kata Erick. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement