Sabtu 13 Jan 2024 22:20 WIB

BEI Lampung: Investor Pasar Modal Naik 17 Persen pada Tahun Lalu

Sepanjang 2023 banyak masyarakat yang masih loyal dan mau berinvestasi di pasar modal

Tamu undangan merayakan penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2023 di gedung BEI, Jakarta, Jumat (29/12/2023).
Foto: Republika/Prayogi
Tamu undangan merayakan penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2023 di gedung BEI, Jakarta, Jumat (29/12/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG -- Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Lampung menyatakan bahwa jumlah investor pasar modal di Provinsi Lampung pada 2023 mengalami kenaikan sebanyak 17 persen.

"Bila dilihat perkembangan pasar modal di Provinsi Lampung di 2023 mengalami peningkatan cukup baik, sisi jumlah investor atau pun dari nilai transaksi," kata Kepala BEI Perwakilan Lampung Hendi Prayogi, di Bandarlampung, Sabtu (13/1/2024).

Baca Juga

Walau data di beberapa bulan sebelum akhir tahun, transaksi tidak mengalami peningkatan signifikan, tetapi masuk di November-Desember 2023 transaksi mulai bergeliat karena ada window dressing.

 Hendi mengatakan untuk jumlah investor pasar modal di Provinsi Lampung pada 2023 mengalami peningkatan sebesar 17 persen. Bila dikonversi ada penambahan investor baru sebanyak 43 ribu orang investor dari tahun sebelumnya.

"Di 2023 kemarin jumlah investor pasar modal berjumlah 293.141 single investor identification (SID), sedangkan pada 2022 kalau dilihat jumlah investor ada sebanyak 250.000. Berarti ada penambahan jumlah investor sebanyak 43.141 orang atau sekitar 17 persen," kata dia pula.

Dia menjelaskan, untuk target jumlah investor di 2023 ada sebanyak 300 ribu investor pasar modal. Sedangkan untuk 2023 di Lampung tercatat nilai transaksi total pasar modal sebesar Rp12,2 triliun. "Dapat dikatakan sepanjang 2023 banyak masyarakat yang masih loyal dan mau berinvestasi di pasar modal meski harus melewati banyak tantangan," ujarnya lagi.

Menurut dia, dengan adanya kinerja positif pasar modal yang terlihat dari nilai transaksi serta peningkatan jumlah investor. Pihaknya optimis pada 2024 akan terus terjadi peningkatan jumlah investor ataupun nilai transaksi di Lampung.

"Kami optimis perkembangan pasar modal di 2024 akan semakin meningkat dengan cukup baiknya kinerja di 2023. Kalau secara nasional transaksi harian di tahun lalu bisa mencapai Rp10,7 triliun tentu di Lampung pun akan semakin baik," katanya lagi.

Ia mengatakan untuk terus meningkatkan kinerja pasar modal, pihaknya akan terus melaksanakan beragam program yang mendorong peningkatan jumlah investor dan transaksinya.

"Program-program yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah investor dan transaksi akan terus ditingkatkan agar kinerja pasar modal tahun ini makin baik," ujar dia lagi.

​​​​​

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement