Sabtu 30 Dec 2023 20:34 WIB

Dirut Bulog Pastikan Stok Beras Aman untuk Ramadhan dan Lebaran 2024

Saat ini ada sebanyak 1,6 juta ton termasuk stok beras impor yang dalam perjalanan.

Direktur Utama Perum BULOG Bayu Krisnamurthi, Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo dan Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi (dari kiri) berbincang saat mengecek kecukupan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Kompleks pergudangan modern Perum BULOG, Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (30/12/2023). Stok beras yang dikuasai BULOG saat ini ada sebanyak 1,15 juta ton dan ditambah dengan stok beras impor dalam perjalanan sehingga jumlahnya sangat aman untuk kebutuhan penyaluran di tahun 2024.
Foto: Republika/Prayogi
Direktur Utama Perum BULOG Bayu Krisnamurthi, Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo dan Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi (dari kiri) berbincang saat mengecek kecukupan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Kompleks pergudangan modern Perum BULOG, Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (30/12/2023). Stok beras yang dikuasai BULOG saat ini ada sebanyak 1,15 juta ton dan ditambah dengan stok beras impor dalam perjalanan sehingga jumlahnya sangat aman untuk kebutuhan penyaluran di tahun 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Bulog Bayu Krisnamurthi memastikan stok beras Bulog aman untuk menghadapi periode Ramadhan dan Lebaran 2024.

“Yang jelas stok Bulog cukup baik untuk menghadapi pergantian tahun ini, menghadapi Ramadhan dan Lebaran sampai semester I 2024 sudah secure untuk beras,” ujar Bayu dalam kunjungannya ke pergudangan modern Perum Bulog di Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (30/12/2023).

Baca Juga

Ia memastikan  persiapan stok beras cukup matang hingga semester I 2024, di mana saat ini ada sebanyak 1,6 juta ton termasuk stok beras impor yang dalam perjalanan.

“Kami bisa cukup yakin bahwa persiapannya sudah cukup matang paling tidak sampai dengan semester I-2024, itu sudah tersedia semuanya,” ujar Bayu.

 

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko mengatakan Beras Operasi Pasar atau Stabilisasi Pasokan dan Harga Pasar (SPHP) saat ini kualitasnya jauh lebih bagus.

“Dulu kan masih banyak komplain seolah-olah beras Bulog pecah, ada kutu. Itu nggak ada lagi, sudah kami periksa. Itu beras SPHP kualitasnya tidak beda dengan beras premium, itu yang perlu kami sosialisasikan,” ujar Tiko.

Ia memastikan beras dan bantuan pangan yang diberikan oleh Bulog ke masyarakat saat ini berkualitas baik.

“Masyarakat penerima pasti sudah lihat sendiri bahwa Bulog memberikan beras ke masyarakat termasuk bantuan pangan itu beras yang berkualitas baik." ujar Tiko.

Dalam kesempatan ini, Tiko memuji fasilitas teknologi pangan Mesin Rice to Rice (RtR) milik Bulog, serta mengecek kecukupan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai oleh Bulog.

Tiko mengapresiasi upaya Bulog yang mendatangkan teknologi mesin Rice to Rice untuk memastikan ketersediaan, kualitas, dan mutu beras menjadi semakin baik, serta memiliki sertifikasi halal.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement