Senin 11 Dec 2023 13:14 WIB

Food Station Jamin Ketersediaan Minyak Jelang Nataru

Stok ketersediaan minyak ini lebih banyak 10 kali lipat dari akhir tahun 2022.

Pedagang menunjukkan minyak goreng kemasan rakyat MinyaKita yang dijual di kiosnya di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/12/2023). Pemerintah berencana melakukan penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng kemasan rakyat MinyaKita dari Rp14 ribu menjadi Rp15 ribu per liter. Namun, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, kenaikan HET MinyaKita masih harus dibahas lebih lanjut dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Pedagang menunjukkan minyak goreng kemasan rakyat MinyaKita yang dijual di kiosnya di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/12/2023). Pemerintah berencana melakukan penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng kemasan rakyat MinyaKita dari Rp14 ribu menjadi Rp15 ribu per liter. Namun, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, kenaikan HET MinyaKita masih harus dibahas lebih lanjut dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya menjamin ketersediaan minyak goreng menjelang Natal dan Tahun Baru 2024.

"Stok minyak saat ini di Food Station ada sekitar 265 ribu liter," kata Dirut Food Station Tjipinang Pamrihadi Wiraryo saat dihubungi di Jakarta, Senin (11/12/2023).

Baca Juga

Pamrihadi menuturkan, stok ketersediaan minyak ini lebih banyak 10 kali lipat dari akhir 2022. Hal ini, katanya, ditujukan agar ketersediaan dan ketahanan pangan terjamin bagi warga DKI Jakarta.

Selain itu, dia juga memastikan harga minyak goreng masih sangat stabil dan secara rutin mendistribusikan ke toko-toko yang ada di Jakarta.

 

"Masyarakat dapat memberi  Minyakita dari toko-toko yang kita pasok dengan harga Rp13.500-Rp13.900," ujarnya.

Dia menuturkan, kisaran harga Minyakita tersebut masih di bawah harga eceran tertinggi (HET) sehingga masih terjangkau bagi masyarakat.

Pihaknya juga akan bekerjasama dengan PD Pasar Jaya dan BUMD Dharma Jaya guna memastikan kualitas dan stok bahan pangan.

Berdasarkan Panel harga Badan Pangan Nasional per Senin (11/12), harga rata-rata minyak goreng kemasan sederhana Rp17.570 naik 0,98 persen atau Rp170. Sedangkan, harga rata-rata minyak goreng curah Rp14.750 naik 0,34 persen atau Rp50.

Adapun harga minyak goreng kemasan sederhana rata-rata provinsi yakni di DKI Jakarta Rp 17.180, sedangkan harga minyak goreng curah, yakni Rp 15.660.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Dinas KPKP) DKI Jakarta menjamin stok bahan pangan di DKI Jakarta aman hingga akhir tahun 2023.

"Bisa saya pastikan sampai Desember 2023 ini sembilan bahan pokok kita dalam kondisi yang aman," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Suharini Eliawati saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement