Jumat 01 Dec 2023 22:54 WIB

Wartsila akan Pasok Genset Dua Pembangkit Listrik 30 MW di Indonesia

Genset bagian dari proyek bersama konsorsium untuk membangun pembangkit PLN

Grup teknologi Wartsila akan memasok genset dua pembangkit listrik di Indonesia. Pemesanan telah dilakukan oleh KEPCO E&C, anggota konsorsium KEPCO E&C-Adhi Karya, konsorsium yang membangun pembangkit listrik milik negara, PLN.
Foto: dok istimewa
Grup teknologi Wartsila akan memasok genset dua pembangkit listrik di Indonesia. Pemesanan telah dilakukan oleh KEPCO E&C, anggota konsorsium KEPCO E&C-Adhi Karya, konsorsium yang membangun pembangkit listrik milik negara, PLN.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Grup teknologi Wärtsilä akan memasok genset dua pembangkit listrik di Indonesia. Pemesanan telah dilakukan oleh KEPCO E&C, anggota konsorsium KEPCO E&C-Adhi Karya, konsorsium yang membangun pembangkit listrik milik negara, PLN. 

Pemesanan ini telah dilakukan oleh Wärtsilä pada November 2023. Pembangkit listrik Sumbawa-2 yang berlokasi di Sumbawa dan pembangkit listrik Tobelo di Maluku Utara masing-masing akan beroperasi dengan tiga mesin bahan bakar ganda Wärtsilä 31DF yang menghasilkan output sebesar 30 MW. 

Pada tahap awal, pembangkit listrik tersebut akan menggunakan bahan bakar campuran 35 persen biofuel dan 65 persen solar, sejalan dengan program biodiesel Indonesia.

Pembangkit ini akan beralih menggunakan gas alam ketika sudah tersedia secara lokal. Oleh karena itu, pembangkit listrik ini akan mengurangi emisi karbon sekaligus menyediakan listrik yang andal, dan dengan demikian berkontribusi pada perjalanan dekarbonisasi di Indonesia.

 

Executive Senior Vice President Il Bae Kim mengatakan setelah memenangkan tender umum proyek-proyek ini, perusahaan membutuhkan mitra yang mampu menghasilkan pembangkit listrik dengan efisiensi tinggi dan andal. 

"Rekam jejak Wärtsilä di Indonesia sudah sangat baik, dan fleksibilitas bahan bakar mesin Wärtsilä merupakan pertimbangan penting dalam pemilihannya,” kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (1/12/2023).

Direktur Bisnis Energi Australasia Wärtsilä Kari Punnonen, mengatakan pihaknya merasa terhormat telah mendapatkan kontrak memasok peralatan dua pembangkit listrik baru ini.

"Mesin Wärtsilä 31DF memiliki efisiensi kelas dunia, yang tak tertandingi kelasnya, dan merupakan pilihan sempurna proyek-proyek yang mengutamakan fleksibilitas dan keandalan,” kata dia.

Adapun peralatan Wärtsilä dijadwalkan akan dikirimkan pada 2024 dan kedua pembangkit listrik tersebut diharapkan dapat beroperasi penuh pada musim semi 

Platform mesin Wärtsilä 31 telah menjadi tolok ukur dalam efisiensi pengoperasian. Versi diesel dari mesin ini diakui oleh Guinness World Records sebagai mesin diesel 4-tak paling efisien di dunia. Versi DF memastikan keamanan energi operasional melalui fleksibilitas bahan bakar dan peralihan antar bahan bakar yang mulus.

Kemampuannya untuk memulai dengan cepat, mencapai beban output penuh hanya dalam dua menit, menjadikan Wärtsilä 31DF ideal untuk penyeimbangan jaringan listrik dalam sistem yang mengintegrasikan energi dari sumber terbarukan, seperti angin dan matahari.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement