Jumat 17 Nov 2023 21:30 WIB

Bertemu Wamenlu AS, Mendag Dorong Kerja Sama Transisi Energi

AS menawarkan kepada RI, bantuan apa yang dibutuhkan untuk mendukung.

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Fuji Pratiwi
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas)
Foto: dok istimewa
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan menekankan, Indonesia  menyambut baik upaya penguatan kerja sama bilateral dengan Amerika Serikat (AS) melalui peningkatan status kerja sama dari Strategic Partnership ke Comprehensive Strategic Partnership (CSP). Ia juga mengungkapkan, AS menyambut baik rencana aksesi Indonesia ke dalam Organisasi Kerja Sama  dan Pembangunan Ekonomi (OECD).

Hal tersebut disampaikan Zulkifli saat bertemu Wakil Menteri Luar Negeri Bidang  Pertumbuhan Ekonomi, Energi, dan Lingkungan AS Jose W Fernandez di San Francisco, AS, Rabu  (15/11/2023). 

Baca Juga

"AS menawarkan kepada Indonesia, bantuan apa yang dibutuhkan untuk mendukung," ujar Zulhas, Jumat (17/11/2023).

Pertemuan bilateral tersebut berlangsung di sela-sela rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (Asia—Pacific Economic Cooperation Ministerial Meeting/AMM), 14—15  November 2023. Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan yaitu Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag RI Djatmiko Bris Witjaksono dan Staf Khusus Menteri  Perdagangan Bidang Perjanjian Perdagangan Internasional Bara K Hasibuan. 

 

Dalam pertemuan, Zulkifli juga menunjukkan sambutan baik Indonesia terhadap rencana pembentukan Persetujuan Mineral Kritis (Critical Mineral Agreement/CMA). Melalui persetujuan tersebut, Indonesia berharap dapat menjadi pemasok baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) bagi AS untuk jangka panjang.

"AS dapat berperan dengan cara mentransfer ilmu mengenai  pengelolaan lingkungan dan mencarikan investor," ungkap Zulkifli. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement