Rabu 08 Nov 2023 12:29 WIB

PT ASDP Batulicin Operasikan Delapan Kapal Jelang Natal dan Tahun Baru

Dari delapan kapal itu, tujuh unit kapal dioperasikan dan satu unit berjaga-jaga.

Kendaraan pemudik antre saat menaiki kapal (ilustrasi).
Foto: Republika/Thoudy Badai
Kendaraan pemudik antre saat menaiki kapal (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, TANAH BUMBU -- PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, mengoperasikan delapan unit kapal menjelang perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 rute Pelabuhan Batulicin-Tanjung Serdang (Kabupaten Kotabaru, Kalsel) dan Batulicin-Garongkong (Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan).

"Mekanismenya, tujuh unit kapal dioperasikan dan satu unit berjaga-jaga, apabila terjadi lonjakan penumpang, semua kapal dioperasikan," kata Kepala PT ASDP Cabang Batulicin Yefri di Batulicin, Rabu (8/11/2023).

Baca Juga

Dia mengatakan, kapal yang disiapkan untuk lintas Tanjung Serdang Kabupaten Kotabaru-Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu, yakni KMP Truno Joyo, KMP Gutila, KMP Teluk Cindrawasih, KMP Lemuru, KMP Kerapu III, KMP Musi II, dan KMP Mahakam Raya.

Kapal tersebut akan melayani calon penumpang sebanyak 72 trip/hari dengan perincian 36 trip dari Pelabuhan Tanjung Serdang, 36 trip dari Pelabuhan Batulicin.

 

"Jika sewaktu-waktu pada Natal dan Tahun Baru terjadi lonjakan penumpang maka pihak manajemen akan menambah menjadi 86 trip per hari," ujar Yefri.

Sementara, untuk rute Batulicin Garongkong akan dilayani menggunakan oleh KMP Awu-Awu. Pada lintasan tersebut akan ditambah menjadi 20 trip per bulan, sepuluh trip dari Batulicin dan sepuluh trip dari Garongkong.

"Awalnya hanya 18 trip per bulan, tapi ada penambahan sebanyak dua trip untuk menghindari adanya lonjakan penumpang kapal pada rute tersebut," ujarnya.

Dia menambahkan, agar pelayanan yang di kelola oleh PT ASDP Batulicin lebih maksimal, pihaknya juga memberi batasan waktu bagi kapal yang melaksanakan bongkar muat penumpang di pelabuhan selama 18 menit.

Jika sudah 18 menit maka kapal yang bersandar ada penumpang atau tidak ada penumpang, wajib berangkat ke pelabuhan tujuan.

"Sementara ini kalau dilihat dari kondisi penumpang di lapangan, jumlah penumpang dari Pelabuhan Batulicin-Tanjung Serdang dan sebaliknya belum mengalami lonjakan secara signifikan, sehingga jumlah penumpang yang ada masih bisa terlayani dengan enam unit kapal," kata Yefri tanpa menyebutkan jumlah penumpang.

 

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement