Jumat 27 Oct 2023 15:15 WIB

Perindo Kebut Ekspor Hasil Laut untuk 3 Negara

Total produk perikanan yang diekspor sebanyak 160 ton.

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Lida Puspaningtyas
Ikan cakalang yang akan diekspor PT Perikanan Indonesia (Perindo) ke Jepang. Anggota holding BUMN pangan, Perindo mengirimkan ekspor 205 ton ikan cakalang ke Negeri Sakura, Jepang pada awal Januari 2023.
Foto: Dok Perindo
Ikan cakalang yang akan diekspor PT Perikanan Indonesia (Perindo) ke Jepang. Anggota holding BUMN pangan, Perindo mengirimkan ekspor 205 ton ikan cakalang ke Negeri Sakura, Jepang pada awal Januari 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota holding BUMN pangan (ID Food), PT Perikanan Indonesia atau Perindo menggeber ekspor hasil produksi perikanan ke pasar internasional pada semester II 2023. Direktur Utama PT Perikanan Indonesia Sigit Muhartono mengatakan, BUMN perikanan ini mengebut ekspor gurita, cuttle fish fillet dan ikan cakalang ke tiga negara sekaligus, yakni Jepang, Amerika Serikat, dan Cina.

"Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung agenda pemerintah untuk meningkatkan eskpor produk perikanan Indonesia ke pasar internasional dan senantiasa mendukung inklusivitas nelayan," ujar Sigit dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (27/10/2023).

Sigit menyampaikan, total produk perikanan yang diekspor sebanyak 160 ton. Sigit menyebut produk yang diekspor merupakan produk unggulan yang telah lulus studi kelayakan dengan grade terbaik. Perinciannya, PT Perikanan Indonesia memasok 21 Ton gurita berjenis Ball Type Octopus ke Negeri Paman Sam, Amerika Serikat, dengan valuasi Rp 2,2 miliar. Sigit mengatakan, gurita ini berasal dari hasil tangkapan nelayan di Perairan Sinjai dan Perairan Selayar, Sulawesi.

 

 

"Kami berkomitmen melibatkan para nelayan pada proses produksi perikanan, hingga produk siap ekspor," ujar Sigit.

 

Selain ke Amerika Serikat, PT Perikanan Indonesia juga memasok 30 ton gurita berjenis Octopus Cyanea Gray ke Negeri Sakura, Jepang dengan nilai Rp 2,6 miliar. Gurita sejumlah dua kontainer ini diberangkatkan dari Unit Simeulue, Aceh.

"Ekspor dari Simeulue merupakan ekspor rutin perbulan sejak 2021," kata Sigit.

 

Oleh karena itu, Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Aceh menyematkan Piagam Penghargaan kepada PT Perikanan Indonesia sebagai Perusahaan Kategori Ekspor dalam Inovasi dan Transformasi Keterpaduan Pelayanan Publik. Dalam proses ekspor di Simeulue, PT Perikanan Indonesia bersinergi dengan Kementerian Perhubungan dalam penggunaan tol laut.

 

Sigit menambahkan, salah satu unit PT Perikanan Indonesia di Mayangan, Jawa Timur juga baru saja mengirimkan 3,5 ton cuttlefish fillet atau sotong fillet untuk memenuhi permintaan buyer di Jepang. Ekspor sotong fillet ini senilai Rp 456 juta.

Sigit mengatakan Sotong fillet produk dari unit Mayangan ini merupakan value added product yang dipasok untuk sajian mentah atau bahan sashimi di Jepang. Dengan begitu, kualitas sotong ini termasuk dalam kualitas grade A.

 

"Ekspor dari Unit Mayangan berupa sotong fillet ini merupakan ekspor perdana yang dilakukan oleh unit PT Perikanan Indonesia di Jawa Timur ini," kata Sigit.

Sigit menyampaikan, PT Perikanan Indonesia Unit Muara Baru, Jakarta memberangkatkan dua kontainer ikan cakalang bervolume 51 ton ke Jepang dari Cabang Jakarta, dengan valuasi Rp 1,3 miliar. Tak hanya ke Jepang, Ikan Cakalang ini juga diekspor ke Negeri Tirai Bambu Cina dengan volume 50 ton dari Cabang Bacan senilai Rp 1,3 miliar.

Sigit mengatakan perusahaan yang mengimpor ikan cakalang dari Indonesia ini untuk diproses menjadi bahan dasar masakan Katsuobushi. Katsuobushi merupakan makanan awetan dengan bahan dasar ikan cakalang yang diserut tipis seperti serutan kayu.

 

"Hingga September 2023, PT Perikanan Indonesia merealisasikan ekspor sebanyak 454 ton. Tujuan ekspor periode Januari-September 2023 antara lain ke Jepang, Amerika, Singapura dan Korea. Adapun komoditas hasil laut yang dieskpor pada kurun waktu tersebut yaitu Loin Tuna, Cakalang dan Gurita," kata Sigit.

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement