Senin 16 Oct 2023 15:51 WIB

Pemegang Saham Restui Restrukturisasi Wijaya Karya

Restrukturisasi ini diambil di tengah tantangan yang tinggi pada kondisi keuangan.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Ahmad Fikri Noor
Logo perusahaan Wijaya Karya (Wika).
Foto: AP/Dita Alangkara
Logo perusahaan Wijaya Karya (Wika).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyetujui usulan restrukturisasi perseroan. Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito menyampaikan, restrukturisasi ini diambil di tengah tantangan yang tinggi pada kondisi keuangan perseroan.

"Ini menjadi langkah strategis yang diambil untuk memperkuat langkah WIKA dalam menjalankan bisnis secara berkelanjutan," kata Agung dalam keterangan resminya, Senin (16/10/2023). 

Baca Juga

Metode restrukturisasi perseroan akan ditempuh melalui delapan langkah yaitu restrukturisasi keuangan, perbaikan tata kelola dan manajemen risiko, percepatan likuidasi piutang, asset recycling sesuai model bisnis, refocusing portofolio orderbook, efisiensi operating expense, penurunan saldo supply chain financing, dan penguatan struktur permodalan.

Metode restrukturisasi ini kemudian dideskripsikan ke dalam prinsip transformasi yang terdiri dari tiga pilar yaitu fokus terhadap kas, keunggulan eksekusi proyek dan penyeimbang portofolio yang berlandaskan pada pendekatan lean organization, manajemen risiko, dan digitalisasi.

 

"Komitmen terhadap transformasi sudah dapat dilihat dari implementasi Enterprise Resources Planning (ERP) berbasis platform SAP, pemilihan proyek yang selektif dan difokuskan pada proyek dengan skema pembayaran rutin, serta penerapan four eyes principle pada penerapan manajemen risiko untuk pengendalian dan pengelolaan proyek serta pembentukan unit Special Asset Management," ungkap Agung.

Lebih lanjut, Agung menyampaikan, persetujuan dari pemegang saham mencerminkan kesamaan pandangan dan dukungan terhadap langkah transformasi perseroan untuk dapat kembali pulih, bertumbuh secara berkelanjutan, dan melanjutkan kiprahnya sebagai agen pembangunan Indonesia yang dampaknya terus dirasakan oleh masyarakat.

"Perseroan berkomitmen untuk merealisasikan langkah-langkah transformasi tersebut, sehingga kepercayaan yang diberikan oleh publik dapat kami jawab dengan baik," ujar Agung.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement