Selasa 12 Sep 2023 08:05 WIB

Rute ASEAN Dominasi Kedatangan Penumpang Internasional di Bandara Bali

Penumpang terbanyak pada Agustus 2023 berasal dari Singapura dan Kuala Lumpur.

 Wisatawan yang tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai berpose untuk foto kenang-kenangan di depan logo Bali, di Kuta, pulau Bali, Kamis (5/1/2023).
Foto: EPA-EFE/MADE NAGI
Wisatawan yang tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai berpose untuk foto kenang-kenangan di depan logo Bali, di Kuta, pulau Bali, Kamis (5/1/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat rute beberapa negara di ASEAN mendominasi kedatangan penumpang internasional di Bali karena didukung akses penerbangan langsung per Agustus 2023.

"Rute internasional dengan jumlah penumpang terbanyak pada Agustus 2023 adalah Singapura dan Kuala Lumpur," kata General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Handy Heryudhitiawan di Denpasar, Senin (12/9/2023).

Baca Juga

Ia mencatat selama periode Agustus 2023 ada dua juta penumpang baik domestik dan internasional atau rata-rata per hari sebanyak 65 ribu penumpang. Dari jumlah itu, sebanyak 1,13 juta orang di antaranya adalah penumpang rute internasional atau 56 persen.

Ada pun rute Singapura mendatangkan jumlah penumpang internasional terbanyak pada Agustus 2023 mencapai 251,2 ribu orang atau memiliki porsi 22 persen dan disusul Kuala Lumpur sebanyak 143,2 ribu orang atau 13 persen.

Sedangkan Melbourne, Australia berada di urutan ketiga dengan kedatangan penumpang internasional pada Agustus 2023 mencapai 88,5 ribu orang atau delapan persen.

BUMN pengelola Bandara Bali itu menambahkan dominasi jumlah penumpang internasional dari negara di ASEAN itu sejalan dengan tingginya pergerakan pesawat rute internasional dari Singapura yang mencapai 1.143 kali penerbangan atau lebih tinggi dibandingkan periode sama 2022 mencapai 645 kali penerbangan.

Sedangkan urutan kedua, pergerakan pesawat rute internasional dari Kuala Lumpur mencapai 817 kali atau meningkat dibandingkan periode sama 2022 mencapai 517 kali. Urutan ketiga hingga kelima masing-masing diisi rute internasional dari Melbourne sebanyak 308 kali, Perth 258 kali dan Sydney 192 kali.

Selain melayani Singapura dan Malaysia langsung, rute internasional lain di ASEAN juga melayani secara langsung di antaranya Filipina, Vietnam, Thailand, dan Timor Leste.

Secara total selama periode Januari-Agustus 2023, pihaknya mencatat sebanyak 13,9 juta penumpang domestik dan internasional yang menjadikan Bandara Bali itu sebagai bandara tersibuk di antara 15 bandara yang dikelola di bawah Angkasa Pura I. "Kami proyeksi pelayanan pada 2023 mencapai 20,3 juta penumpang dengan pulihnya sektor pariwisata Bali," katanya.

Hingga data terakhir pada Juli 2023, Bandara Ngurah Rai Bali sudah dilayani 19 rute domestik dari 13 maskapai penerbangan dan 30 rute internasional dari 34 maskapai nasional dan global.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement